Uji Rem Darurat AEB: Enam Mobil Populer Gagal Total saat Menerjang Skuter Listrik

Uji Rem Darurat AEB: Enam Mobil Populer Gagal Total saat Menerjang Skuter Listrik

Industri teknologi kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Uji Rem Darurat AEB: Enam Mobil Populer Gagal Total saat Menerjang Skuter Listrik yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.
Uji Rem Darurat AEB: Enam Mobil Populer Gagal Total saat Menerjang Skuter Listrik

Uji Coba Fitur AEB pada Mobil Populer

Sebuah uji coba komparatif baru-baru ini dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan fitur Rem Darurat Otomatis (AEB) pada sembilan mobil populer. Uji coba ini dilakukan oleh seorang blogger yang dikenal dengan akun "AutoLab-Automotive Lab". Dalam video yang dirilisnya, berbagai kendaraan diuji saat melintasi skuter listrik di persimpangan jalan. Skenario ini dirancang untuk menguji kemampuan sistem bantuan mengemudi dalam hal observasi, reaksi, dan prediksi situasi darurat.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Penguji menjelaskan bahwa ketika skuter listrik tiba-tiba memotong jalan secara menyudut, kondisi ini menjadi tantangan berat bagi sistem AEB. Hasil dari uji coba ini menunjukkan bahwa tidak semua kendaraan mampu merespons dengan efektif. Dari sembilan model yang diuji, enam di antaranya gagal, sementara hanya tiga model yang berhasil melewati uji coba tersebut.

Model yang Lulus Uji Coba

Tiga model yang berhasil adalah Voyah Free+, Xiaomi YU7, dan Zhijie R7. Dari ketiga model ini, Zhijie R7 tercatat memicu AEB. Namun, pada momen terakhir, mobil ini melindas tali penarik (tow belt) dari skuter listrik. Meskipun demikian, setelah verifikasi data dan latar belakang yang mendalam, disimpulkan bahwa Zhijie R7 memiliki potensi untuk menghindari tabrakan. Oleh karena itu, hasil kelulusannya dianggap valid.

Model yang Gagal dalam Uji Coba

Berikut adalah rincian model-model yang gagal dalam uji coba:

  • Jike 007: Gagal dan bertabrakan karena jarak pengereman yang tidak memadai.
  • Zhiji LS6: Gagal karena tidak ada deselerasi maupun peringatan dini yang diberikan, dan berakhir dengan tabrakan.
  • BYD Han L: Bertabrakan karena kekuatan pengereman yang tidak mencukupi.
  • Ledao L60: Bertabrakan akibat kekuatan pengereman yang tidak memadai.
  • XPeng G7: Bertabrakan karena keterlambatan pengereman.
  • Weipai Lanshan: Bertabrakan karena kegagalan dalam mengurangi kecepatan dan memberikan peringatan dini.

Pentingnya Performa AEB

Hasil uji coba ini menunjukkan bahwa meskipun fitur AEB merupakan teknologi keselamatan penting, performanya dapat sangat bervariasi antar merek. Khususnya dalam skenario lintas jalan yang kompleks, seperti yang diuji dalam pengujian ini, kemampuan sistem AEB sangat bergantung pada tingkat pengembangan teknologi yang digunakan oleh produsen mobil.

Kesimpulan

Uji coba ini memberikan wawasan penting tentang kesiapan berbagai kendaraan dalam menghadapi situasi darurat. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan listrik di jalan raya, penting bagi produsen mobil untuk terus meningkatkan kualitas dan responsivitas fitur keselamatan seperti AEB. Tidak hanya itu, konsumen juga perlu lebih waspada dan memahami batasan dari fitur-fitur canggih yang terpasang di kendaraan mereka.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar