Sesi Pembukaan Singapore FinTech Festival 2025 Dimulai Hari Ini

Sesi Pembukaan Singapore FinTech Festival 2025 Dimulai Hari Ini

Pasar smartphone kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Sesi Pembukaan Singapore FinTech Festival 2025 Dimulai Hari Ini yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Perhelatan Global FinTech 2025: Pameran Inovasi dan Kolaborasi

Singapore FinTech Festival (SFF) 2025, sebuah pertemuan global yang melibatkan para pelaku industri FinTech, secara resmi dibuka di Singapore Expo, Tampines, Singapura pada Rabu siang, 12 November 2025. Acara tahunan ini berlangsung selama tiga hari, yaitu 12 hingga 14 November 2025. SFF kali ini juga menjadi perayaan ulang tahun ke-10 dari festival tersebut.

Paul Lee, Chief Executive (Markets) Constellar yang juga salah satu penyelenggara SFF, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya untuk memperluas partisipasi dan pengembangan program pertemuan. Tujuan utamanya adalah menghadirkan lebih banyak peserta dalam jumlah yang signifikan.

Dalam rangkaian SFF 2025, terdapat target sebanyak 20 ribu pertemuan bisnis yang akan dihadiri oleh 3.000 peserta. Dengan langkah-langkah strategis yang diterapkan, acara ini bertujuan untuk menciptakan ruang interaksi yang lebih luas antar pelaku industri.

Selain itu, SFF 2025 turut melibatkan lebih dari 65 ribu partisipan atau pebisnis dari berbagai negara. Jumlah peserta ini mencakup 660 bank dan otoritas keuangan dari sekitar 135 negara. Selain pameran produk, para peserta juga dapat mengikuti sekitar 20 ribu pertemuan bisnis antarperusahaan.

Kerja Sama dan Visi Bersama

SFF 2025 diselenggarakan oleh Otoritas Moneter Singapura (MAS), Global Finance & Technology Network (GFTN), Constellar, serta bekerja sama dengan Asosiasi Bank Singapura (ABS). Sejak pertama kali diadakan pada 2016, SFF telah menjadi platform utama bagi komunitas FinTech global untuk berinteraksi, terhubung, dan berkolaborasi dalam isu-isu terkait layanan keuangan, kebijakan publik, dan teknologi.

Salah satu peserta utama dalam SFF 2025 adalah Visa, perusahaan pembayaran digital global. T.R. Ramachandran, Kepala Produk dan Solusi untuk Asia Pasifik Visa, menjelaskan bahwa perusahaan mereka memamerkan Visa Intelligent Commerce di kawasan Asia Pasifik. Platform ini merupakan bagian dari upaya Visa dalam mengembangkan ekosistem belanja dan pembayaran yang didukung oleh teknologi AI.

“Dengan Visa Intelligent Commerce dan landasannya, Trusted Agent Protocol, Visa menghubungkan konsumen, agen AI, dan pedagang melalui solusi yang aman dan terukur. Hal ini memastikan setiap interaksi terverifikasi dan transparan, memberdayakan semua pihak yang terlibat dalam pembelian untuk merangkul masa depan ini dengan percaya diri,” ujarnya di Singapore Expo pada Selasa, 12 November 2025.

Fitur dan Fungsi Visa Intelligent Commerce

Ramachandran menjelaskan bahwa Visa Intelligent Commerce menggabungkan fitur-fitur seperti tokenisasi, autentikasi, instruksi pembayaran digital, dan sinyal transaksi. Platform ini dirancang agar setiap aktivitas beroperasi secara transparan dan aman.

Selama setahun terakhir, lalu lintas berbasis AI ke situs web ritel telah melonjak lebih dari 4.700 persen. Adobes Data Insight pada Agustus 2025 menemukan bahwa ada 85 persen pembeli menggunakan AI untuk berbelanja. “Perdagangan agen sedang mentransformasi struktur transaksi pembayaran online, membutuhkan ekosistem terpadu untuk membuka potensi penuhnya,” kata Ramachandran.

Masa Depan Pembayaran Digital

Visa Intelligent Commerce tidak hanya menjadi inovasi teknologi, tetapi juga menjadi bentuk transformasi dalam cara transaksi dilakukan. Dengan adanya AI, proses pembayaran dan belanja menjadi lebih efisien, cepat, dan aman. Hal ini tentunya akan berdampak positif pada konsumen maupun pelaku bisnis.

Melalui SFF 2025, para pelaku industri FinTech memiliki kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan, membangun jaringan, dan menciptakan solusi yang lebih baik. Dengan kolaborasi yang kuat, masa depan industri finansial akan semakin cerah dan dinamis.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar