
Perbandingan Samsung Galaxy S24 FE dan Xiaomi 15T
Kehadiran Samsung Galaxy S24 FE dan Xiaomi 15T memperkuat persaingan di pasar smartphone flagship. Keduanya menawarkan teknologi terkini, performa tinggi, serta fitur berbasis kecerdasan buatan yang semakin matang. Meski memiliki spesifikasi yang mirip, keduanya memiliki karakter dan pengalaman penggunaan yang berbeda.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Desain dan Material
Dari segi desain, Samsung Galaxy S24 FE tampil lebih premium dengan menggunakan rangka berbahan aluminium dan bagian belakang kaca yang dilindungi Corning Gorilla Glass Victus. Sementara itu, Xiaomi 15T masih mengandalkan material polikarbonat pada rangka dan fiberglass di bagian belakang.
Meskipun desain Samsung lebih elegan, Xiaomi 15T unggul dalam hal bobot. Dengan berat di bawah 200 gram, perangkat ini terasa ringan di tangan. Sebaliknya, Galaxy S24 FE sedikit lebih berat dan bisa terasa melelahkan jika digunakan sambil rebahan menonton film.
Performa dan Sistem Operasi
Kedua ponsel hadir dengan sistem operasi terbaru. Xiaomi 15T menjalankan Android 15 dengan antarmuka HyperOS 2, sedangkan Samsung Galaxy S24 FE sudah menggunakan Android 16 berbasis One UI 8.
Untuk dukungan pembaruan, Samsung unggul dengan janji tujuh tahun update sistem operasi dan patch keamanan. Sementara Xiaomi menawarkan empat tahun pembaruan Android dan enam tahun pembaruan keamanan.
HyperOS 2 di Xiaomi masih menyisakan beberapa bug pada versi awal, meskipun diperkirakan akan lebih stabil pada pembaruan berikutnya. Kelebihannya, sistem ini bebas dari iklan. Sebaliknya, One UI 8 dari Samsung terasa lebih matang meski masih memiliki isu suhu perangkat yang lebih tinggi dibanding One UI 7.
Fitur dan Kecerdasan Buatan
Kedua smartphone telah dibekali fitur berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung aktivitas harian. Pada Xiaomi, fitur ini disebut Xiaomi HyperAI yang menawarkan berbagai fungsi cerdas agar penggunaan lebih efisien. Sementara Samsung mengandalkan Galaxy AI dengan tambahan fitur Note Assist dan Live Translate, sama seperti seri Galaxy S25.
Dalam hal kecerdasan buatan, Samsung terlihat lebih unggul berkat integrasi sistem yang lebih mendalam dan responsif.
Meski begitu, Xiaomi tetap mempertahankan ciri khasnya lewat fitur IR Blaster yang berfungsi sebagai remote untuk televisi, pendingin ruangan, dan perangkat elektronik lainnya. Samsung tidak memiliki fitur ini, tetapi unggul lewat dukungan wireless charging, reverse wireless charging, serta Samsung DeX yang didukung USB 3.2. Xiaomi masih menggunakan USB 2.0.
Keamanan
Samsung kembali memimpin dalam aspek keamanan berkat sistem Samsung Knox Vault dan fitur Secure Folder, yang memberikan perlindungan ekstra terhadap data sensitif.
Xiaomi memang tidak memiliki sistem keamanan sekuat Knox, tetapi menawarkan fitur Private Album dan App Lock untuk mengunci galeri maupun aplikasi tertentu.
Performa dan Hasil Benchmark
Galaxy S24 FE ditenagai chipset Exynos 2400E, sementara Xiaomi 15T menggunakan Dimensity 8400 Ultra. Keduanya diproduksi dengan fabrikasi 4 nanometer.
Dalam pengujian AnTuTu, Xiaomi mencatat skor sekitar 1,9 juta poin, sedangkan Samsung berada di angka 1,7 juta poin. Namun, dalam uji kestabilan performa, Samsung lebih konsisten dengan hasil 85 persen, sementara Xiaomi hanya 55 persen.
Pada pengujian game Genshin Impact dengan pengaturan tertinggi 60 FPS, Xiaomi mencatat rata-rata 50 FPS dengan suhu maksimal 43 derajat Celsius, sedangkan Samsung mencatat rata-rata 45 FPS dengan suhu 40 derajat. Untuk game Mobile Legends, keduanya sudah mendukung 120 FPS, tetapi Galaxy S24 FE unggul dengan rata-rata 118 FPS dibanding 109 FPS pada Xiaomi.
Kamera
Kedua ponsel dibekali tiga kamera belakang yang terdiri dari lensa utama, ultra wide, dan telephoto. Dalam hasil foto, Xiaomi 15T menghasilkan warna yang lebih natural terutama pada pencahayaan alami, sementara Samsung Galaxy S24 FE menawarkan warna lebih seimbang dan kontras yang tajam, cocok untuk unggahan media sosial.
Pada kondisi cahaya rendah, Samsung lebih baik dalam menangani dynamic range, sedangkan Xiaomi unggul pada detail ultrawide. Untuk perekaman video, Samsung lebih stabil karena telah memiliki OIS pada lensa tele, sedangkan Xiaomi masih terasa goyah ketika merekam sambil berjalan.
Baterai dan Pengisian Daya
Xiaomi 15T membawa baterai 5000 mAh, sedikit lebih besar dibanding Samsung Galaxy S24 FE yang berkapasitas 4700 mAh. Meski begitu, daya tahan keduanya hampir seimbang. Dalam penggunaan harian, keduanya hanya perlu diisi daya sekali dalam sehari.
Dalam pengujian intensif seperti merekam video 4K, menonton Netflix, dan bermain game berat, Xiaomi menunjukkan efisiensi daya sedikit lebih baik.
Layar dan Audio
Xiaomi 15T menawarkan layar berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan dukungan Dolby Vision. Samsung Galaxy S24 FE berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan dukungan HDR10+. Dalam hal kecerahan, layar Xiaomi lebih terang, namun Samsung unggul dalam akurasi warna dan keseimbangan kontras.
Keduanya dilengkapi speaker stereo dengan kualitas suara yang jernih dan haptic feedback yang nyaman saat mengetik.
Kesimpulan
Baik Samsung Galaxy S24 FE maupun Xiaomi 15T sama-sama menawarkan performa tinggi dan fitur lengkap di kelas harga belasan juta rupiah. Namun, pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan pengguna.
Xiaomi 15T cocok untuk pengguna yang menginginkan desain ringan, layar besar, dan hasil foto yang natural. Sementara Samsung Galaxy S24 FE lebih ideal untuk pembuat konten yang membutuhkan perekaman video stabil, sistem yang matang, serta keamanan data yang kuat.
Keduanya sama-sama hebat, namun dengan karakter berbeda. Xiaomi menawarkan efisiensi dan fleksibilitas, sedangkan Samsung menghadirkan ketahanan dan pengalaman penggunaan yang lebih premium.
Komentar
Kirim Komentar