Pemkab Dharmasraya Perkenalkan Program OVOP, Libatkan Ahli Tingkatkan Ekonomi Nagari

Pemkab Dharmasraya Perkenalkan Program OVOP, Libatkan Ahli Tingkatkan Ekonomi Nagari

Dunia bisnis menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Pemkab Dharmasraya Perkenalkan Program OVOP, Libatkan Ahli Tingkatkan Ekonomi Nagari menjadi sinyal penting bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.
Pemkab Dharmasraya Perkenalkan Program OVOP, Libatkan Ahli Tingkatkan Ekonomi Nagari

Peluncuran Program OVOP untuk Menggerakkan Ekonomi Nagari

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat, terus berkomitmen memperkuat perekonomian masyarakat melalui inovasi yang berbasis pada potensi lokal. Salah satu langkah strategis yang akan diambil adalah peluncuran program One Village One Product (OVOP). Acara ini akan menjadi momen penting dalam upaya mengembangkan produk unggulan setiap nagari agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Program OVOP ini dirancang sebagai strategi jangka panjang untuk memetakan dan mengembangkan satu produk unggulan di setiap nagari. Tujuannya adalah agar produk tersebut dapat masuk ke pasar yang lebih luas. Peluncuran dan seminar OVOP akan digelar di Auditorium Dharmasraya pada 19 Januari 2026. Acara ini diharapkan menjadi titik awal bagi implementasi program OVOP di wilayah tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Dharmasraya, Yefrinaldi, menyebutkan bahwa acara ini merupakan milestone penting dalam penerapan program OVOP. Ia menekankan bahwa Dharmasraya memiliki sumber daya dan kreativitas masyarakat yang luar biasa, namun diperlukan wadah koordinasi yang terarah.

"Program OVOP ini nantinya akan difokuskan pada pengembangan produk unggulan di tingkat nagari dengan basis potensi lokal yang ada," ujar Yefrinaldi.

Acara ini juga akan dihadiri langsung oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. Ia akan menjadi pembicara kunci guna memaparkan arah kebijakan strategis pemerintah daerah ke depan. Langkah ini menunjukkan komitmen penuh pemerintah dalam menjadikan setiap nagari sebagai motor penggerak utama ekonomi daerah.

Melalui visi tersebut, diharapkan pertumbuhan ekonomi di Dharmasraya tidak hanya terpusat di perkotaan, namun merata hingga ke pelosok desa atau nagari. Dengan demikian, semua lapisan masyarakat bisa turut serta dalam proses pembangunan ekonomi.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mendorong UMKM

Dalam seminar tersebut, Pemkab Dharmasraya turut mengundang para pakar dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu untuk membahas potensi ekonomi daerah. Nama-nama besar seperti akademisi Syafruddin Karimi, serta praktisi ekonomi Two Efy, dipastikan hadir memberikan pandangan mereka terkait peluang pasar.

Selain itu, sektor teknis juga akan diperkuat dengan kehadiran Djoni dan Heriyanda Ade Sagota, yang akan memberikan edukasi terkait standar produk. Sektor perbankan pun dilibatkan secara aktif melalui kehadiran Aris Aria Samudra, dari Bank Nagari, guna membahas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.

Diskusi yang komprehensif ini akan dipandu oleh moderator berpengalaman dari Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Yudha Prima. Yefrinaldi menambahkan bahwa tujuan utama dari kolaborasi lintas sektor ini adalah untuk membuka sumbatan yang selama ini dihadapi UMKM, mulai dari masalah modal hingga akses pasar.

"Kita ingin ada sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, akademisi, hingga pelaku usaha itu sendiri," tambahnya.

Harapan besarnya, melalui program OVOP ini, kualitas produk lokal Dharmasraya bisa meningkat drastis dan mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Penutupan rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan kesepahaman bersama dalam memajukan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Pemkab Dharmasraya optimis bahwa dengan pendampingan yang tepat, produk-produk nagari akan menjadi tulang punggung ekonomi yang tangguh. "Kita ingin memastikan bahwa setiap nagari punya kebanggaan produk sendiri yang bisa menyejahterakan masyarakatnya secara menyeluruh," pungkas Yefrinaldi.



Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Pemkab Dharmasraya Perkenalkan Program OVOP, Libatkan Ahli Tingkatkan Ekonomi Nagari ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar