
Bab 6 IPA Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka: Pewarisan Sifat dan Bioteknologi
Bab 6 dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) berdasarkan Kurikulum Merdeka membahas topik penting tentang pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi. Materi ini mencakup berbagai konsep dasar seperti kromosom, DNA, gen, serta proses sintesis protein yang menjadi dasar dari pewarisan sifat. Selain itu, bab ini juga menjelaskan tentang persilangan monohibrid dan dihibrid berdasarkan hukum Mendel, serta bagaimana bioteknologi digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kromosom, DNA, dan Gen
Materi genetik merupakan faktor utama yang menentukan sifat individu dan diwariskan kepada keturunan. Materi ini terdiri dari tiga komponen utama, yaitu kromosom, DNA, dan gen.
- Perbedaan Kromosom, DNA, dan Gen
- Kromosom: Struktur seperti benang yang terdapat di dalam inti sel (nukleus) dan terlihat jelas saat sel membelah. Setiap kromosom tersusun atas dua kromatid yang bergabung di sentromer. Manusia memiliki 23 pasang (46 buah) kromosom (kecuali sel sperma/ovum: 23 buah).
- DNA (Deoxyribonucleic Acid): Benang berbentuk double helix (spiral ganda) yang terdapat di dalam kromatid. DNA dikemas dengan melilit pada protein histon.
-
Gen: Potongan DNA yang menentukan satu sifat atau mengkode satu protein melalui proses sintesis protein. Protein ini berfungsi menyusun struktur sel, enzim, dan hormon.
-
Ekspresi Gen (Sintesis Protein) Mekanisme penentuan sifat individu diekspresikan melalui proses sintesis protein, yang terdiri dari dua tahapan:
- Transkripsi: Kode genetik DNA di dalam inti sel disalin menjadi mRNA.
- Translasi: mRNA keluar dari inti, menempel di ribosom, dan diterjemahkan menjadi asam amino yang kemudian dirangkai menjadi protein. Fungsi Protein: Protein yang dihasilkan diproses di RE dan Badan Golgi untuk menjadi bahan baku enzim, hormon, atau struktur sel yang memengaruhi sifat individu.
Persilangan Monohibrid dan Dihibrid
Genetika adalah ilmu tentang pewarisan sifat, yang mulai berkembang pesat setelah percobaan Gregor Johann Mendel pada kacang ercis. Berikut istilah penting dalam genetika:
- Parental (P): Induk yang disilangkan.
- Filial (F): Keturunan (F1 = generasi pertama, F2 = generasi kedua).
- Gen: Pembawa sifat, selalu berpasangan. Alel adalah pasangan gen.
- Gen Dominan: Gen kuat, ditulis huruf kapital (M).
- Gen Resesif: Gen lemah, ditulis huruf kecil (m).
- Genotip: Susunan gen individu.
- Homozigot Dominan (MM): Sifat dominan.
- Heterozigot (Mm): Sifat dominan (karena ada gen M).
- Homozigot Resesif (mm): Sifat resesif.
-
Fenotip: Sifat yang muncul (terlihat) dari suatu organisme (misalnya: manis, asam).
-
Persilangan Monohibrid (Satu Sifat Beda) Hukum Mendel I (Hukum Segregasi): Pasangan alel berpisah secara bebas pada saat pembentukan gamet. Contoh Persilangan UuxUu:
- Rasio Genotip F2: UU:Uu:uu=1:2:1
-
Rasio Fenotip F2: Ungu: Putih = 3:1 (75 persen:25 % )
-
Persilangan Dihibrid (Dua Sifat Beda) Hukum Mendel II (Hukum Asortasi): Setiap alel dapat berpasangan secara bebas dengan alel lainnya yang bukan pasangannya saat pembentukan gamet. Contoh Persilangan UuTtxUuTt:
- Rasio Fenotip F2: 9:3:3:1 (ungu-tinggi : ungu-pendek : putih-tinggi : putih-pendek)
Bioteknologi
Bioteknologi adalah pemanfaatan agen biologis (mikroorganisme, enzim, DNA) untuk menghasilkan produk atau jasa.
-
Bioteknologi Konvensional Ciri: Menggunakan mikroorganisme secara langsung, peralatan dan metode sederhana, serta tidak memerlukan sterilitas tinggi. Prinsip: Menerapkan fermentasi (proses pemecahan senyawa kompleks menjadi sederhana dalam keadaan anaerob). Produk sampingan fermentasi dimanfaatkan sebagai makanan/minuman. Contoh: Tempe, roti, keju, kecap, yoghurt.
-
Bioteknologi Modern Ciri: Ditandai dengan adanya rekayasa genetika/sel, peralatan modern, dan dilakukan dalam kondisi steril. Contoh Bioteknologi Modern:
- Kultur Jaringan: Teknik memperbanyak tumbuhan dari jaringan/organ dalam media bernutrisi dan steril, memanfaatkan sifat totipotensi tumbuhan.
- Bayi Tabung (Fertilisasi In Vitro): Mempertemukan sperma dan ovum dalam media tabung untuk mengatasi kesulitan keturunan, lalu menanam embrio pada rahim ibu.
Komentar
Kirim Komentar