Pesawat Hilang Bawa 3 Pegawai Kementerian Kelautan

Pesawat Hilang Bawa 3 Pegawai Kementerian Kelautan

Media sosial sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Pesawat Hilang Bawa 3 Pegawai Kementerian Kelautan. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

KKP Mengonfirmasi Pegawai yang Terlibat dalam Pesawat Hilang Kontak

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengungkapkan bahwa terdapat tiga pegawai dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadi penumpang dalam pesawat ATR 42-500. Pesawat tersebut hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Menurut Trenggono, para pegawai tersebut sedang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri dalam konferensi pers yang digelar di kantor KKP, Jakarta, pada hari yang sama.

Adapun identitas ketiga pegawai tersebut adalah sebagai berikut:

  • Ferry Irawan, yang menjabat sebagai Analis Kapal Pengawas.
  • Deden Mulyana, yang bertugas sebagai Pengelola Barang Milik Negara.
  • Yoga Naufal, yang menjabat sebagai Operator Foto Udara.

Trenggono menjelaskan bahwa KKP selama ini telah menjalin kerja sama dengan Indonesia Air Transport dalam melaksanakan pengawasan udara. Menurutnya, pesawat tersebut digunakan untuk kegiatan pengawasan di hampir seluruh wilayah Indonesia, terutama daerah-daerah perbatasan.

Detail Jumlah Penumpang dan Kru Pesawat

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Indonesia Air Transport, Tri Adi Wibowo, menyampaikan bahwa terdapat tujuh kru yang berada di dalam pesawat ATR 42-500. Dengan demikian, total jumlah orang yang ada di dalam pesawat tersebut adalah 10 orang.

Tujuh kru tersebut adalah:

  • Kapten Andy Dahananto
  • Farhan Gunawan
  • Restu Adi
  • Hariadi
  • Dwi Murdiono
  • Florencia Lolita
  • Esther Aprilita

Pesawat ATR 42-500 berangkat dari Bandara Adisutjipto di Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar. Tujuan penerbangan ini adalah untuk melaksanakan pengawasan sumber daya laut dan perikanan di wilayah-wilayah yang menjadi fokus operasi KKP.

Upaya Pencarian dan Lokasi Target

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan bahwa target pencarian pesawat yang hilang kontak berada di sekitar pegunungan kapur Bantimurung, desa Leang-leang, kabupaten Maros. Wilayah ini dipilih karena lokasinya yang dekat dengan titik hilang kontak pesawat.

Selain itu, Posko Basarnas juga telah didirikan di dekat lokasi pencarian. Hal ini dilakukan untuk memudahkan koordinasi dan upaya evakuasi jika diperlukan.

Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Basarnas dan instansi terkait lainnya. Pemerintah dan lembaga yang terlibat dalam operasi ini berkomitmen untuk memberikan bantuan maksimal agar dapat segera menemukan keberadaan pesawat serta para penumpangnya.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar