
aiotrade.CO.ID – JAKARTA
Di tengah meningkatnya perhatian global terhadap teknologi blockchain dan Web3, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu isu kunci yang ikut menentukan posisi Indonesia dalam ekosistem tersebut. Perguruan tinggi dan pelaku industri mulai mencari pola kolaborasi yang mampu menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan nyata industri yang terus bergerak cepat.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Salah satu inisiatif adalah program Future Innovators in Rising Economy (FIRE) dari Triv Foundation bersama MEXC Foundation. CEO dan Founder Triv, Gabriel Rey menilai, tingginya minat tersebut mencerminkan kesiapan generasi muda Indonesia untuk terlibat lebih jauh dalam industri blockchain, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai pengembang dan inovator.
Program beasiswa tersebut merupakan rangkaian pembelajaran yang mengombinasikan pendidikan dasar, pendampingan, serta pengenalan langsung terhadap praktik industri. Sejak diumumkan pada November 2025, program ini telah memasuki tahap seleksi dan onboarding.
Latar belakang peserta beragam, mulai dari bidang teknik dan teknologi hingga ekonomi, bisnis, dan manajemen. Termasuk peserta non-teknis yang memiliki minat pada blockchain dan Web3.
Menurut CEO dan Founder Triv, Gabriel Rey, keragaman latar belakang tersebut menunjukkan, ekosistem blockchain semakin menarik perhatian lintas disiplin. "Kurikulum program disusun dengan pendekatan berbasis kebutuhan industri," kata Gabriel, Kamis (15/1).
Materi mencakup pemahaman fundamental blockchain dan Web3, studi kasus penggunaan nyata, serta pengembangan keterampilan non-teknis seperti pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kolaborasi. Melalui sesi mentorship, peserta dibimbing oleh praktisi industri untuk mengerjakan simulasi persoalan riil agar pembelajaran tidak berhenti pada tataran teori.
Triv Foundation menjadi penghubung antara dunia akademik dan industri. Memastikan materi pembelajaran relevan dengan kondisi lapangan. Termasuk aspek regulasi, kepatuhan, dan praktik terbaik. Pendekatan ini untuk mempersiapkan talenta yang tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga memahami konteks profesional industri blockchain.
Sementara itu, Country Manager Indonesia MEXC Foundation, Excelsior menyebut Indonesia sebagai salah satu fokus strategis di Asia Tenggara, didukung oleh besarnya populasi muda dan cepatnya adopsi teknologi digital. "Program FIRE dapat menjadi sarana pengenalan talenta Indonesia ke standar global, sekaligus membuka peluang kontribusi di proyek-proyek internasional," katanya.
Tujuan Program FIRE
Program FIRE dirancang untuk memberikan kesempatan kepada calon talenta muda Indonesia untuk memperluas wawasan mereka tentang blockchain dan Web3. Dengan pendekatan yang komprehensif, program ini tidak hanya fokus pada pengetahuan teknis, tetapi juga pada pengembangan soft skill yang diperlukan dalam industri ini.
Beberapa tujuan utama dari program ini meliputi:
- Peningkatan pemahaman tentang blockchain dan Web3: Peserta akan mendapatkan dasar-dasar yang kuat tentang teknologi ini, termasuk konsep-konsep inti dan aplikasi nyata.
- Pengembangan keterampilan non-teknis: Keterampilan seperti pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kolaborasi sangat penting dalam lingkungan industri yang dinamis.
- Pembinaan melalui mentorship: Peserta akan diberikan bimbingan langsung oleh praktisi industri yang berpengalaman, sehingga mereka bisa menghadapi tantangan nyata secara langsung.
- Persiapan untuk pasar global: Program ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta agar siap berkontribusi dalam proyek-proyek internasional.
Kerja Sama Antara Akademik dan Industri
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci sukses program FIRE. Triv Foundation berperan sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia nyata industri. Dengan demikian, materi pembelajaran yang disampaikan tidak hanya teoritis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Selain itu, program ini juga memperhatikan aspek regulasi dan kepatuhan. Hal ini penting karena regulasi di bidang blockchain dan Web3 terus berkembang, dan para profesional harus memahami konteks hukum dan etika yang terkait.
Peran MEXC Foundation
MEXC Foundation turut berkontribusi dalam program ini dengan menyediakan platform dan sumber daya yang diperlukan. Country Manager Indonesia MEXC Foundation, Excelsior menilai bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam industri blockchain dan Web3, terutama karena jumlah penduduk muda yang besar dan tingkat adopsi teknologi yang tinggi.
"Program FIRE dapat menjadi sarana pengenalan talenta Indonesia ke standar global, sekaligus membuka peluang kontribusi di proyek-proyek internasional," ujar Excelsior.
Dengan adanya program ini, diharapkan muncul generasi baru yang tidak hanya paham teknologi, tetapi juga mampu berkontribusi dalam membangun ekosistem blockchain dan Web3 yang lebih baik di Indonesia dan dunia.
Komentar
Kirim Komentar