Manusia Besi Tiongkok: Pemilik Restoran Antarkan Makanan dengan Baju Mecha Rakitan

Manusia Besi Tiongkok: Pemilik Restoran Antarkan Makanan dengan Baju Mecha Rakitan

Dunia gadget kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Manusia Besi Tiongkok: Pemilik Restoran Antarkan Makanan dengan Baju Mecha Rakitan yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.

Aksi Unik Pemilik Restoran di Tiongkok yang Membuat Netizen Kagum

Seorang pemilik restoran di Tiongkok menjadi viral setelah mengambil langkah tak terduga dengan turun ke jalan menggunakan baju zirah mecha buatan sendiri untuk mengantarkan makanan. Aksinya ini menarik perhatian netizen dan membuatnya mendapat julukan "Manusia Besi Tiongkok".

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pria tersebut dikenal sebagai “Gaosai Armour” dan memiliki hampir 100.000 pengikut di media sosial. Ia baru-baru ini membagikan video di mana ia berjalan masuk ke kedai teh susu sambil mengenakan baju zirah logam dan mengambil pesanan, membuat para penonton terkejut.

Mecha suit adalah kerangka luar mekanik besar yang meningkatkan kekuatan dan kemampuan manusia, seringkali menyerupai robot. Biasanya digunakan dalam fiksi ilmiah. Namun, Zhou Gaosai, pria di balik baju zirah itu, lahir pada tahun 1980-an dan berasal dari Zhengzhou, provinsi Henan di Tiongkok utara.

Zhou mengatakan bahwa dirinya bukan pekerja pengantar makanan penuh waktu dan hanya ingin merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang pengantar makanan. “Kadang-kadang saya bahkan berinteraksi dengan polisi lalu lintas,” katanya. “Saya bertanya kepada mereka apakah, dengan mengenakan setelan mekanik ini, saya harus menggunakan jalur kendaraan atau trotoar.”

Dia juga berbagi bahwa baju zirah futuristik yang ditampilkan dalam video tersebut dibuat sepenuhnya tanpa menggunakan alat-alat profesional. “Saya tidak memiliki cetak biru atau cetakan apa pun. Setiap bagiannya saya ambil dari tempat barang rongsokan,” kata Zhou, menambahkan bahwa meskipun setiap setelan hanya berharga beberapa ribu yuan, dibutuhkan sekitar satu minggu kerja teliti untuk menyelesaikannya, mulai dari mencari komponen hingga perakitan akhir.

“Bagian tersulit adalah menyeimbangkan penampilan dan fungsionalitas,” katanya.

“Saya mendesainnya dari kaki ke atas, dengan tujuan menciptakan tampilan berteknologi tinggi dan rumit, namun tetap memastikan bagian atas tubuh memiliki fleksibilitas yang cukup. Saya telah merevisi desainnya berkali-kali; setiap detail membutuhkan pemikiran yang cermat.”

“Saat orang-orang mengerumuni saya untuk berfoto dan memanggil saya 'Iron Man', itu membuat semuanya terasa berharga,” katanya.

Zhou mengungkapkan bahwa dia telah terpesona oleh karakter fiksi ilmiah sejak kecil. Di tahun-tahun awalnya, ia mengenakan baju zirah buatan sendiri untuk pertunjukan komersial, tetapi karena penghasilan yang pas-pasan, ia akhirnya terpaksa mengesampingkan mimpinya.

“Untuk mencari nafkah, saya beralih bekerja di industri makanan dan minuman, tetapi saya tidak pernah benar-benar bisa melepaskan hasrat saya untuk membangun mecha,” kata Zhou.

“Selama waktu itu, hampir setiap hari saya bertanya pada diri sendiri, apakah saya masih bisa kembali ke apa yang saya cintai. Dari pemilik restoran menjadi pencipta mecha, rasanya seperti memulai kembali hidup saya di usia 37 tahun.”

Zhou mengatakan bahwa dia berharap suatu hari nanti bisa terbang dengan kostumnya dan bertujuan untuk terus berinovasi, membawa budaya mecha ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya ingin menyampaikan kepada semua orang bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk mengejar impian Anda. Selama ada semangat di hati Anda, hidup penuh dengan kemungkinan yang tak terbatas,” kata Zhou.

Warganet Tiongkok takjub dengan setelan mecha nyata miliknya. Beberapa komentar menunjukkan antusiasme mereka:

  • “Tunggu, apakah ini benar-benar bisa dipakai? Bos, saya juga mau satu.”
  • “Sepertinya Iron Man datang ke China untuk mengambil makanan bawa pulang.”

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar