
Mengisi Ember: Latihan Berpikir Komputasional untuk Siswa SMP Kelas VII
Dalam buku Informatika untuk SMP Kelas VII Kurikulum Merdeka, siswa diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir komputasional melalui tantangan penyelesaian masalah praktis. Salah satu aktivitas yang menarik adalah pada Bab 2: Berpikir Komputasional, khususnya pada Aktivitas Individu, BK-K7-03-U: Mengisi Ember. Aktivitas ini dirancang untuk melatih siswa dalam menganalisis masalah, merumuskan algoritma penyelesaian yang efisien, serta menerapkan prinsip-prinsip komputasi.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pada aktivitas ini, siswa dihadapkan pada skenario optimasi waktu. Mereka diminta untuk menentukan waktu tersingkat yang dibutuhkan untuk mengisi tiga ember dengan air menggunakan dua sumber air. Konsep ini melibatkan pemikiran paralel dan manajemen sumber daya. Dengan adanya dua pancuran, siswa harus mempertimbangkan cara terbaik untuk memanfaatkan kedua sumber tersebut secara bersamaan agar waktu pengisian bisa lebih efisien.
Berikut adalah jawaban dari soal yang terdapat di halaman 31, yaitu tentang bagaimana Bobo dapat mengisi tiga ember dalam waktu tercepat.
Kunci Jawaban Informatika Kelas 7 Halaman 31
Aktivitas Individu: Aktivitas BK-K7-03-U: Mengisi Ember
Bobo diminta oleh ayahnya untuk mengisi penuh tiga ember dengan air. Di rumah Bobo hanya tersedia dua pancuran air yang dapat digunakan untuk mengisi ember-ember tersebut. Untuk memenuhi satu ember dengan air, diperlukan waktu satu jam. Pengisian air pada setiap ember dapat dibagi menjadi beberapa tahap.
Tantangan:
Berapakah waktu tersingkat yang diperlukan oleh Bobo untuk mengisi penuh ketiga ember tersebut?
Jawaban:
Waktu tersingkat yang diperlukan Bobo adalah 1 jam 30 menit.
Perhitungan Singkat:
Total waktu pengisian (jika dikerjakan sendiri-sendiri): 3 ember x 60 menit/ember = 180 menit.
Karena ada dua pancuran yang bekerja paralel, total waktu pengisian dibagi dua.
Waktu Tersingkat = 180 menit / 2 = 90 menit.
Cara Kerja:
Bobo harus membagi pengisian setiap ember menjadi dua tahap 30 menit dan memutar penggunaannya agar kedua pancuran selalu terisi:
- 0 - 30 menit: Pancuran 1 mengisi Ember A (setengah). Pancuran 2 mengisi Ember B (setengah).
- 30 - 60 menit: Pancuran 1 menyelesaikan Ember B (penuh). Pancuran 2 mengisi Ember C (setengah).
- 60 - 90 menit: Pancuran 1 menyelesaikan Ember A (penuh). Pancuran 2 menyelesaikan Ember C (penuh).
Dengan strategi ini, semua ember terisi penuh dalam waktu 90 menit atau 1 jam 30 menit.
Tips untuk Menyelesaikan Masalah Ini
- Analisis masalah: Pahami kondisi yang diberikan, termasuk jumlah ember, jumlah pancuran, dan waktu yang dibutuhkan untuk mengisi satu ember.
- Pemecahan masalah: Cari cara terbaik untuk membagi pekerjaan antara kedua pancuran agar tidak ada yang terbuang percuma.
- Eksplorasi solusi alternatif: Soal ini merupakan pertanyaan terbuka, jadi ada beberapa cara yang bisa digunakan. Jangan ragu untuk mencoba pendekatan lain jika diperlukan.
Pentingnya Berpikir Komputasional
Melalui aktivitas seperti ini, siswa diajak untuk berpikir secara logis dan sistematis. Mereka belajar bahwa tidak semua masalah harus diselesaikan secara berurutan. Terkadang, membagi tugas dan melakukan beberapa hal sekaligus bisa memberikan hasil yang lebih optimal.
Gambar ilustrasi yang menunjukkan proses pengisian ember menggunakan dua pancuran.
Diagram alur yang menjelaskan langkah-langkah penyelesaian masalah.
Dengan latihan seperti ini, siswa tidak hanya belajar tentang konsep waktu dan efisiensi, tetapi juga mulai mengembangkan pola pikir yang kritis dan kreatif—keterampilan penting yang akan sangat berguna dalam dunia digital saat ini.
Komentar
Kirim Komentar