
Kenaikan Harga Chip yang Diumumkan oleh TSMC
Peningkatan harga chip hingga 10 persen dikabarkan akan diberlakukan oleh Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). Hal ini mencakup berbagai prosesor seri A dan M milik Apple. Dengan meningkatnya biaya produksi teknologi 2 nanometer, harga iPhone dan Mac generasi mendatang diprediksi akan mengalami kenaikan secara bertahap.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh tipster Yeux112, yang menyebutkan bahwa TSMC telah memberi tahu kliennya, termasuk Apple, tentang kenaikan harga untuk chip dengan teknologi di bawah 5 nm mulai tahun 2026. Beragam prosesor yang digunakan pada perangkat Apple saat ini dan mendatang, seperti A15, A17, A18, A19, dan A20, diproduksi oleh TSMC. Selain itu, lini prosesor M3, M4, dan M5 untuk perangkat Mac juga berasal dari pabrikan yang sama.
Berdasarkan laporan China Times, proses manufaktur 2 nm diperkirakan akan menjadi yang paling mahal sepanjang sejarah industri semikonduktor. Biaya produksi per chip disebut dapat mencapai sekitar 280 dolar AS, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan chip 3 nm generasi saat ini yang hanya berkisar 45 dolar AS per unit.
Tantangan Global dalam Industri Semikonduktor
Kenaikan harga ini menjadi bagian dari tantangan global industri semikonduktor, di mana sebagian besar produsen kini memfokuskan sumber daya mereka pada chip berbasis kecerdasan buatan (AI) serta memori berkapasitas tinggi (HBM). Kondisi tersebut menyebabkan kelangkaan pasokan RAM LPDDR5x untuk perangkat seluler dan berdampak pada peningkatan biaya komponen smartphone secara keseluruhan.
Sebuah analisis dari Goldman Sachs memperkirakan bahwa porsi biaya memori dalam total biaya produksi ponsel kini mencapai 16 persen, meningkat dari 10 persen pada tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya tekanan signifikan terhadap biaya produksi perangkat elektronik modern.
Dampak pada Produk Apple
Jika laporan terkait kenaikan harga chip TSMC terbukti benar, penyesuaian harga pada produk-produk Apple mendatang kemungkinan besar tidak dapat dihindari. Namun, terdapat kemungkinan bahwa Apple akan menanggung sebagian beban biaya tambahan tersebut dengan menekan margin keuntungan agar harga produk tidak meningkat secara drastis di pasar.
Dengan situasi ini, konsumen mungkin akan melihat kenaikan harga pada perangkat Apple, terutama pada model-model baru yang menggunakan teknologi chip terbaru. Meskipun demikian, Apple mungkin akan mencari cara-cara inovatif untuk menjaga daya saing di pasar, termasuk melalui penghematan biaya lainnya atau peningkatan efisiensi produksi.
Perkembangan Teknologi dan Pasar
Perkembangan teknologi semakin memengaruhi dinamika pasar. Peningkatan biaya produksi chip 2 nm menunjukkan bahwa inovasi teknologi membutuhkan investasi yang sangat besar. Hal ini juga mencerminkan kompetisi ketat antara produsen semikonduktor, terutama dalam menghadapi permintaan yang meningkat terhadap perangkat berbasis AI dan memori berkapasitas tinggi.
Selain itu, perubahan pola produksi dan fokus pada teknologi baru bisa memengaruhi ketersediaan dan harga komponen-komponen lain di pasar. Misalnya, kelangkaan pasokan RAM LPDDR5x dapat memengaruhi ketersediaan perangkat seluler dan memicu kenaikan harga secara umum.
Kesimpulan
Kenaikan harga chip yang diumumkan oleh TSMC menandai perubahan penting dalam industri semikonduktor. Dampaknya akan dirasakan oleh berbagai perusahaan teknologi, termasuk Apple, yang akan menghadapi tantangan dalam menjaga harga produk tetap kompetitif. Meskipun ada risiko kenaikan harga, perusahaan-perusahaan ini juga memiliki peluang untuk berinovasi dan meningkatkan efisiensi operasional guna menghadapi kondisi pasar yang semakin kompleks.
Komentar
Kirim Komentar