
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Memahami Risiko Membeli Mobil Bekas dengan Status “Matel on”
Di tengah tren pasar mobil bekas yang semakin berkembang, banyak calon pembeli tertarik pada kendaraan yang ditawarkan dengan harga lebih rendah. Salah satu istilah yang sering muncul dalam dunia mobil bekas adalah “Matel on”. Meski terlihat menarik karena unitnya berusia muda, ternyata di balik penawaran tersebut tersembunyi risiko besar yang bisa mengancam keamanan dan kenyamanan pemilik.
Apa Itu “Matel on”?
Istilah “Matel on” merujuk pada kendaraan yang masih berada di bawah pengawasan pihak penagih utang atau debt collector. Hal ini biasanya terjadi karena adanya kredit macet dari pemilik sebelumnya. Dalam kondisi ini, kendaraan belum sepenuhnya bebas dari kewajiban finansial. Jika pemilik sebelumnya tidak menyelesaikan utangnya, maka kemungkinan besar kendaraan akan ditarik oleh leasing atau pihak penagih utang.
Status ini juga menunjukkan bahwa kendaraan tersebut masih dalam proses kredit atau memiliki hubungan dengan utang. Oleh karena itu, membeli mobil dengan status “Matel on” bisa dianggap sebagai memperoleh barang yang cacat karena surat-suratnya tidak lengkap.
Risiko Hukum dan Finansial
Salah satu risiko utama dari membeli mobil dengan status “Matel on” adalah kemungkinan kendaraan tersebut merupakan barang curian. Karena dokumen seperti BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) tidak lengkap, hal ini dapat menyebabkan masalah hukum bagi pemilik baru. Misalnya, kendaraan bisa disita oleh polisi sebagai barang bukti jika diketahui berasal dari kejahatan.
Selain itu, tunggakan kredit macet bisa menjadi beban finansial tak terduga. Konsumen mungkin tidak mengetahui besarnya kewajiban yang harus dibayar setelah membeli kendaraan. Ini bisa menyebabkan kerugian besar jika tiba-tiba ada kewajiban tersembunyi seperti denda atau fidusia yang belum dilepas.
Pentingnya Memeriksa Dokumen
Adhi Purnama, Deputi Direktur BCA Finance, menyarankan kepada konsumen untuk memastikan kondisi BPKB sebelum membeli mobil bekas. Jika BPKB tidak dalam kepemilikan penjual, maka kemungkinan besar kendaraan tersebut memiliki masalah legal. Jika sudah terlanjur membeli, sebaiknya segera berkomunikasi dengan pihak leasing untuk menuntaskan kewajiban pemilik sebelumnya.
Selain itu, Azas Tigor Nainggolan, Advokat dan Analis Kebijakan Transportasi, menekankan pentingnya memeriksa registrasi dan identifikasi kendaraan ke polisi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan bukan hasil curian. Dengan demikian, risiko hukum bisa diminimalkan.
Tantangan Administratif
Jika kendaraan masih memiliki beban kredit atau fidusia, proses administratif seperti ganti nama, balik BPKB, atau menghapus fidusia bisa terhambat atau bahkan tidak mungkin dilakukan. Hal ini membuat proses kepemilikan kendaraan menjadi rumit dan memakan waktu.
Meskipun harga mobil dengan status “Matel on” terkesan terjangkau, risiko yang muncul bisa jadi lebih besar daripada nilai yang diberikan. Dengan dokumentasi yang tidak jelas, perlindungan konsumen secara hukum menjadi lemah.
Kesimpulan
Dari segi legal dan finansial, terminologi “Matel on” menandakan kondisi yang tidak ideal. Konsumen perlu waspada dan melakukan pemeriksaan mendalam sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas. Dengan memahami risiko dan langkah-langkah pencegahan, calon pembeli bisa melindungi diri dari potensi kerugian yang tidak diinginkan.
Komentar
Kirim Komentar