Inalum Tampilkan Semangat Inovasi Hijau di TIS 2025

Inalum Tampilkan Semangat Inovasi Hijau di TIS 2025

Dunia gadget kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Inalum Tampilkan Semangat Inovasi Hijau di TIS 2025 yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.

Inalum Kembali Gelar Technology Innovation Seminar 2025

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kembali menggelar ajang tahunan Technology Innovation Seminar (TIS) 2025. Acara ini menjadi wujud nyata semangat inovasi dan transformasi berkelanjutan yang diterapkan di seluruh lingkungan Inalum Group. TIS kali ini mengusung tema “Sharpening Competitiveness for a Sustainable and Green Smelter”, yang mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperkuat daya saing sekaligus mendorong transformasi menuju operasi industri yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

TIS sebagai Semangat Perubahan di Seluruh Lini Inalum


Direktur Operasi Inalum, Ivan Emirsyam, memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai Inalum yang menunjukkan semangat tinggi dalam menghadirkan ide-ide inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi perusahaan.

“TIS bukan hanya ajang kompetisi ide, tetapi juga cerminan semangat perubahan di seluruh lini Inalum. Melalui inovasi, kita bisa meningkatkan daya saing, efisiensi, dan komitmen terhadap keberlanjutan serta industri ramah lingkungan. Dari TIS, lahir gagasan-gagasan yang membawa Inalum semakin dekat ke standar global,” ujar Ivan, Kamis (13/11/2025).

Sejarah TIS yang Dimulai pada 2005


Sejak pertama kali digelar pada 2005, Technology Innovation Seminar (TIS) telah menjadi ajang bagi seluruh pegawai Inalum untuk menyalurkan ide, mengekspresikan kreativitas, dan mendorong perbaikan berkelanjutan di perusahaan.

Pada tahun ini, TIS hadir dengan format yang lebih inklusif, melibatkan tidak hanya pegawai Inalum, tetapi juga seluruh anak perusahaan. Pendekatan ini memperkuat kolaborasi lintas bidang sekaligus memperluas ruang inovasi di seluruh ekosistem perusahaan, sehingga setiap gagasan dapat memberi dampak nyata bagi pengembangan operasional dan strategi perusahaan.

Inalum Berkomitmen Meningkatkan Daya Saing Melalui Inovasi


Inalum memastikan inovasi dari TIS tidak berhenti di tahap kompetisi. Beberapa ide telah diterapkan dalam operasional perusahaan, termasuk upgrading tungku peleburan dua dari 195kA menjadi 235kA, yang meningkatkan produksi molten metal sebesar 110 ton per tungku per tahun, seiring peningkatan pendapatan.

Inovasi lain seperti modifikasi turbin, Rod Straightening Machine, konversi BBM ke gas alam, dan upgrading cover pot juga memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi dan kualitas operasional.

Dengan TIS 2025, Inalum menegaskan komitmennya memperkuat budaya inovasi, meningkatkan daya saing, dan mewujudkan visi menjadi pionir industri aluminium nasional berkelas dunia.

Fokus pada Keberlanjutan dan Pengembangan Berkelanjutan

TIS 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam setiap inovasi. Inalum berupaya agar semua gagasan yang dihasilkan dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat.

Beberapa inovasi yang telah diimplementasikan antara lain:

  • Penerapan teknologi ramah lingkungan dalam proses produksi.
  • Penggunaan energi alternatif untuk mengurangi emisi karbon.
  • Optimasi proses produksi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi limbah.

Selain itu, Inalum juga aktif dalam menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung inovasi dan pengembangan industri. Contohnya, Inalum telah menjajaki kerja sama dengan Vitol hingga Panasonic dalam berbagai acara seperti Expo Osaka.

TIS sebagai Wadah untuk Menciptakan Inovasi yang Berdampak Nyata

TIS 2025 menunjukkan bahwa inovasi tidak hanya sekadar ide, tetapi juga harus memiliki dampak nyata dalam operasional perusahaan. Dengan adanya TIS, Inalum mendorong setiap pegawai untuk berpikir kritis, kreatif, dan proaktif dalam mencari solusi yang lebih baik.

Beberapa inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan hasil positif antara lain:

  • Upgrading tungku peleburan yang meningkatkan kapasitas produksi.
  • Modifikasi turbin untuk meningkatkan efisiensi energi.
  • Konversi bahan bakar minyak ke gas alam untuk mengurangi dampak lingkungan.

Dengan demikian, TIS 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membangun budaya inovasi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi perusahaan serta lingkungan sekitarnya.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar