Etika Berkendara di Jalur Perbaikan

Etika Berkendara di Jalur Perbaikan

Pasar smartphone kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Etika Berkendara di Jalur Perbaikan yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.

JAKARTA, aiotrade - Kondisi jalan saat akhir tahun biasanya mengalami perbaikan, baik itu di jalan perkotaan, antarprovinsi, maupun di tol. Saat ada perbaikan jalan, ruas jalan yang sebelumnya lega bisa menjadi sempit. Pada jam-jam tertentu, hal ini bisa menyebabkan kemacetan yang panjang. Sebenarnya, ada etika yang bisa dilakukan oleh pengemudi agar kondisi jalan tidak terlalu kacau. Jika semua pengemudi memahami etika ini, maka saat melewati perbaikan jalan, situasi akan lebih teratur. Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, menjelaskan bahwa perbaikan jalan sering kali menyebabkan bottle neck atau penyempitan, sehingga kerap terjadi kemacetan. Pengemudi yang bijak tentu akan menerapkan defensive driving saat melintasi perbaikan jalan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Etika Mengemudi Saat Perbaikan Jalan

Etika pertama yang harus dilakukan adalah tetap berjalan di lajurnya saat menemui kemacetan. "Jika beberapa lajur lancar atau kosong, tidak usah terpancing untuk pindah. Karena jika pindah, berpotensi terjadi tabrak belakang," ujar Sony kepada aiotrade, belum lama ini. Saat mengantre, jaga jarak aman dengan mobil di depan. Biasanya, ada saja pengemudi lain yang memotong saat melihat lajur yang kosong atau lancar. "Pastikan tetap waspada dengan melihat kaca spion dan sekitarnya. Terakhir, jaga emosi, karena ada kemungkinan saling pepet jika tidak ada yang mengalah," tambah Sony.

Prinsip Antre Seperti Ritsleting

Sebagai pengemudi yang melewati penyempitan jalan, kita harus memahami prinsip antre seperti ritsleting. Usahakan bergantian masuk ke satu lajur agar lebih kondusif dan tidak saling berebut. Dengan menerapkan prinsip ini, proses perjalanan akan lebih lancar dan aman bagi semua pengemudi.

Tips Tambahan Saat Menghadapi Perbaikan Jalan

  • Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan saat melihat lajur yang kosong. Lebih baik menunggu daripada terlibat dalam kecelakaan.
  • Pastikan selalu memperhatikan kondisi jalan dan kondisi kendaraan di sekitar Anda.
  • Jaga kesabaran dan hindari konflik dengan pengemudi lain. Kemacetan bisa diredakan dengan sikap tenang dan saling menghormati.

Pentingnya Kesadaran Pengemudi

Kesadaran pengemudi sangat penting dalam menghadapi perbaikan jalan. Dengan mematuhi aturan dan etika berkendara, setiap pengemudi dapat membantu menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan nyaman. Perbaikan jalan bukanlah alasan untuk mengabaikan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Dengan bekerja sama, semua pengemudi bisa menjalani perjalanan yang lebih lancar meski ada gangguan di jalan.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar