Eksperimen Google: Pengguna Gemini Ciptakan Aplikasi Mini

Eksperimen Google: Pengguna Gemini Ciptakan Aplikasi Mini

Industri teknologi kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Eksperimen Google: Pengguna Gemini Ciptakan Aplikasi Mini yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Google Menghadirkan Proyek "Opal" dalam Versi Web Gemini

Google kembali menunjukkan inovasinya di bidang kecerdasan buatan (AI) dengan mengintegrasikan proyek eksperimental bernama "Opal" ke dalam versi web dari Gemini. Dengan langkah ini, pengguna biasa dapat menciptakan aplikasi mini berbasis AI hanya dengan menggunakan perintah bahasa alami atau prompt. Inovasi ini diharapkan mampu memudahkan proses pembuatan perangkat lunak yang selama ini dianggap rumit.

Dengan bantuan AI, setiap pengguna yang mahir dalam menggunakan prompt akan bisa terbantu mendesain aplikasi mini untuk tujuan pembelajaran atau kebutuhan pribadi. Teknologi ini dirancang agar bisa memproses instruksi alami dan mengubahnya menjadi logika aplikasi yang berjalan secara real-time. Hal ini mirip seperti memiliki asisten pengembang pribadi yang siap mewujudkan ide kapan saja.

Fitur Utama Opal

Salah satu pembaruan signifikan yang dibawa oleh Google dalam integrasi ini adalah peningkatan pada editor visual Opal. Terdapat tampilan baru yang secara otomatis mengonversi instruksi pengguna menjadi daftar langkah-langkah terstruktur. Fitur ini diklaim memudahkan pengguna untuk melihat alur kerja aplikasi mini mereka dan melakukan penyuntingan jika ada fungsi yang kurang tepat.

Cara mengakses fitur Opal cukup sederhana. Pengguna cukup membuka menu di pojok kanan atas laman Gemini dan memilih opsi "Gems". Di sana akan terpampang daftar aplikasi mini buatan Google Labs yang sudah jadi dan siap digunakan.

Namun, Google menegaskan bahwa Opal bukanlah bagian dari paket standar Gemini Apps. Oleh karena itu, data aktivitasnya diperlakukan secara berbeda. Data yang dihasilkan saat menggunakan alat ini tidak akan muncul dalam Gemini Apps Activity dan tidak berkaitan dengan ketentuan privasi di Google Workspace.

Sejarah dan Tujuan Proyek Opal

Proyek Opal sendiri pertama kali diumumkan sebagai bagian dari inisiatif Google Labs pada Juli lalu. Namun, integrasinya ke dalam Gemini baru dimulai sekarang. Peluncuran ini menandakan bahwa teknologi tersebut sudah dianggap cukup matang untuk dicicipi oleh audiens yang lebih luas, meski masih berlabel eksperimental.

Keberadaan Opal diharapkan bisa memberikan akses ke solusi-solusi digital yang lebih personal di masa depan. Misalnya, bagi seorang guru yang ingin membuat aplikasi kuis pelajaran sejarah yang spesifik untuk muridnya, atau seorang koki rumahan yang merancang aplikasi pengonversi resep otomatis.

Peringatan dan Batasan

Meskipun begitu, pengguna tetap disarankan untuk berhati-hati dan memahami batasan dari aplikasi yang dihasilkan oleh AI ini. Karena dibuat secara otomatis oleh mesin, logika aplikasi mungkin tidak selalu sempurna atau bebas dari bug. Oleh karena itu, pengguna perlu melakukan pemeriksaan ulang dan penyesuaian sesuai kebutuhan.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar