Mobil Klasik yang Tetap Segar dan Menarik
Mobil klasik sering kali dianggap sebagai benda yang sudah usang dan tidak lagi relevan dengan perkembangan teknologi modern. Namun, ada juga mobil-mobil yang mampu mempertahankan kekinian meskipun usianya sudah cukup tua. Salah satu contohnya adalah Daihatsu Charade generasi kedua yang dirilis pada tahun 1986.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Meski hampir berusia empat dasawarsa, Daihatsu Charade ini masih terlihat segar dan menarik. Dengan mesin 3 silinder berkapasitas 1000cc, mobil ini menolak untuk tampil tua. Bahkan, mobil ini tetap mempertahankan sebagian besar cat asli dari pabrik, namun dilengkapi dengan beberapa modifikasi yang membuatnya terlihat lebih modern dan dinamis.
Charade CS G11 yang dimiliki oleh Heru Setyawan ini diberi sentuhan-sentuhan awet muda seperti penggunaan sunroof dan pelek aftermarket berukuran 16 inci. Selain itu, suspensi mobil ini juga dikurangi agar tampilan semakin sporty. Heru mengatakan bahwa meskipun mobilnya tua, ia tetap ingin menjaga jiwa muda dalam setiap detailnya.
“Mobil boleh tua, tapi harus jiwa muda,” ujar Heru saat ditemui di Sleman beberapa waktu lalu.
Menurut Heru, ia menyukai mobil lawas, salah satunya adalah Daihatsu Charade ini. Ia merasa bahwa model mobil ini tidak membosankan dan bisa dieksplorasi menjadi mobil yang menarik. Meskipun begitu, ia tetap mempertahankan sebagian besar keorisinalitas dari mesin dan interior mobil tersebut.
“Mesin standar masih ditetap seperti adanya, hanya mengalami upgrade pada bagian exhaustnya, untuk mendongkrak performance dan tentunya membuat suaranya jadi lebih merdu,” tambahnya.

Mobil yang satu ini dipajang sebagai model pilihan, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para pecinta otomotif, khususnya penggemar mobil Daihatsu. Daihatsu Charade CS G11 merupakan generasi kedua dari keluarga besar Charade. Mobil ini pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1983 hingga 1987. Dari data yang ada, mobil ini masuk ke Indonesia dalam bentuk CKD (Completely Knocked Down).
Pada tahun 1985, model ini mengalami facelift dengan perubahan pada lampu depan. Sebelumnya, lampu depan menggunakan jenis sealbeam berbentuk kotak, namun setelah facelift, lampu depan berubah menjadi bentuk trapezium dengan bohlam H4. Perubahan ini membuat tampilan mobil menjadi lebih modern.
Selain itu, mobil ini juga dilengkapi dengan lampu sudut yang berfungsi sebagai lampu kota, menggantikan model sebelumnya yang menempatkan lampu kota ini satu frame dengan lampu sein di bagian bumper.
Tahun 1986 menjadi tahun penting bagi Daihatsu Charade karena hadirnya opsi mesin turbo 3 silinder yang lebih bertenaga. Model bermesin turbo ini menjadikannya sebagai mobil turbo pertama yang dijual di tanah air.

Komentar
Kirim Komentar