Bakti Komdigi Tingkatkan Literasi Digital, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bitung

Bakti Komdigi Tingkatkan Literasi Digital, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bitung

Dunia gadget kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Bakti Komdigi Tingkatkan Literasi Digital, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bitung yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Peningkatan Akses Internet di Seluruh Indonesia

BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) Kementerian Komunikasi dan Digital terus berupaya memperluas akses internet ke setiap sudut Indonesia. Sampai saat ini, BAKTI telah berhasil membuka akses internet di 27.869 lokasi se-Indonesia. Dari jumlah tersebut, 60 lokasi menggunakan koneksi non-satelit Satria, sementara 27.809 lokasi lainnya menggunakan layanan Satria.

Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, menjelaskan bahwa secara keseluruhan, terdapat 6.747 BTS yang sudah beroperasi. Selain itu, total koneksi yang menggunakan Palapa Ring mencapai 131 lokasi, baik di paket barat, tengah, maupun timur. Sementara kapasitas Satria mencapai 150 Gbps.

Dia menambahkan bahwa infrastruktur teknologi ini menjadi fondasi dasar untuk pengembangan kualitas masyarakat di masa depan, terutama dalam menciptakan talenta digital yang kompeten. Menurutnya, infrastruktur digital adalah prasyarat penting agar masyarakat yang melek digitalisasi dapat terwujud, sehingga bisa meningkatkan produktivitas mereka.

“Jadi infrastruktur digital itu, prasyarat dasar agar masyarakat yang melek digitalisasi itu terwujud sehingga bisa mendorong produktivitas mereka. Makanya, salah satu hal yang tidak kalah penting adalah literasi digital terhadap masyarakat,” ujarnya dalam acara sosialisasi bertajuk Pengembangan Potensi Teknologi Digital di Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (5/11/2025).

Literasi Digital untuk Mendorong Produktivitas

Sosialisasi digitalisasi ini melibatkan para tokoh masyarakat Sulawesi Utara yang memiliki pengalaman sukses dalam proses digitalisasi. Tujuannya adalah untuk memberikan motivasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar lebih produktif dalam menggunakan akses telekomunikasi.

Melalui literasi digital, masyarakat, khususnya generasi muda yang saat ini hanya menggunakan akses internet untuk rekreasi atau gaya hidup, bisa memanfaatkannya untuk hal-hal yang lebih produktif. Jika masyarakat luas, termasuk kaum muda semakin produktif berkat teknologi digital, maka target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto bukan tidak mungkin dapat direalisasikan.

Partisipasi Masyarakat dalam Sosialisasi Digital

Kegiatan sosialisasi digitalisasi bagi masyarakat desa ini diikuti sekitar 200 peserta dari Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara. Mereka mendapatkan wawasan tentang pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan perekonomian, seperti menjadi afiliator produk atau pemasaran produk UMKM lokal.

Anggota Dewan Pengawas BAKTI Komdigi, Virgie Baker, menyampaikan bahwa peserta sosialisasi berasal dari berbagai latar belakang, termasuk komunikasi pendukung pariwisata, pelaku UMKM, serta mahasiswa perguruan tinggi ekonomi di Bitung.

“Yang ingin ditekankan oleh BAKTI Komdigi adalah pemanfaatan dari konektivitas bisa benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat,” katanya.

Pentingnya Literasi Digital

Virgie Baker sepakat bahwa literasi digital perlu terus digalakkan oleh semua pihak, termasuk BAKTI Komdigi. Hal ini karena dia menyadari belum semua masyarakat bisa menggunakan teknologi digital secara positif.

Adolf Lomban, salah satu peserta literasi digital, merasa bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan sosialisasi yang digelar BAKTI Komdigi. Ia mendapatkan wawasan serta motivasi khususnya mengenai pemasaran secara digital.

“Sebagai duta pariwisata di Bitung, saya dan teman-teman mendapatkan ilmu bagaimana memasarkan potensi-potensi pariwisata yang ada di Kota Bitung sehingga bisa meningkatkan perekonomian daerah,” ujarnya.

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar