
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Tim Cook Optimis Apple Dominasi Pasar iPhone di Musim Liburan
CEO Apple Inc., Tim Cook, menunjukkan optimisme bahwa musim liburan tahun ini akan menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperkuat dominasinya di pasar global. Ia yakin bahwa kinerja Apple akan melampaui ekspektasi pasar sekaligus mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri teknologi dunia.
Prediksi ini semakin memperkuat posisi Apple sebagai salah satu kekuatan utama di pasar smartphone global. Meski harus menghadapi tantangan seperti keterbatasan rantai pasok dan persaingan ketat dari produsen lain, Apple tetap menunjukkan ketangguhan dalam menjalankan bisnisnya.
Menurut laporan yang dirilis, penjualan iPhone pada kuartal pertama tahun fiskal 2026 diperkirakan tumbuh dua digit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, pendapatan Apple diperkirakan naik sekitar 10–12 persen secara tahunan, melebihi perkiraan analis yang hanya menargetkan pertumbuhan sebesar 6,6 persen.
“Saat ini kami masih mengalami keterbatasan pasokan pada beberapa model iPhone 17, dan kami berusaha memenuhi pesanan secepat mungkin. Ini masalah yang baik untuk dimiliki,” ujar Cook, yang menyampaikan pernyataannya dalam sebuah wawancara.
Perkiraan tersebut muncul setelah Apple mencatat hasil yang campuran pada kuartal fiskal keempat yang berakhir 27 September lalu. Penjualan iPhone mencapai 49,03 miliar dolar AS, sedikit di bawah perkiraan analis sebesar 50,19 miliar dolar AS. Sementara pendapatan keseluruhan Apple mencapai 102,47 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.712 triliun dengan kurs R 16.700 per dolar AS. Kendati demikian, laba bersih Apple tetap melampaui target Wall Street, menunjukkan daya tahan bisnis perusahaan di tengah gejolak pasar.
Salah satu faktor yang menekan kinerja Apple adalah keterlambatan peluncuran iPhone Air di Tiongkok akibat aturan penggunaan kartu e-SIM. “Keterlambatan di Tiongkok menjadi alasan utama penurunan penjualan di kawasan tersebut,” kata Cook.
Meski begitu, Cook tetap menegaskan optimisme terhadap pasar Tiongkok. “Kami sangat antusias dengan respons pelanggan di sana dan berharap dapat kembali mencatat pertumbuhan pada kuartal pertama,” ujarnya.
Optimisme tersebut disambut positif oleh pasar. Saham Apple naik 3,7 persen dalam perdagangan setelah jam bursa pada Kamis (30/10), menandakan kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan menjelang musim belanja akhir tahun.
Para analis menilai bahwa kekhawatiran terkait perang dagang Amerika Serikat-Tiongkok dan keterlambatan penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) kini dianggap berkurang. Tantangan utama Apple justru terletak pada skala besar rantai produksinya.
Natalie Hwang, mitra pendiri Apeira Capital, menilai momentum liburan menjadi peluang penting bagi Apple untuk memperkuat fondasi bisnis jangka panjangnya. “Ekspektasi terhadap kuartal liburan yang kuat memberi Apple ruang untuk menegaskan kembali permintaan pasar. Namun, menarik untuk melihat sejauh mana momentum ini dapat diubah menjadi keunggulan yang berkelanjutan di bidang AI dan infrastruktur,” kata Hwang.
Selain mengandalkan lini iPhone, Apple juga mencatat peningkatan pada segmen aksesori dan layanan digital. Penjualan AirPods dan Apple Watch mencapai 9,01 miliar dolar AS, sementara layanan hiburan dan televisi digital membukukan 28,75 miliar dolar AS. Angka tersebut menunjukkan strategi diversifikasi Apple mulai memberikan hasil di tengah perlambatan penjualan perangkat keras.
Dengan kehadiran seri iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone Air, yang disebut sebagai desain paling tipis dalam sejarah Apple, perusahaan berharap dapat memperluas dominasinya di pasar global. Meski masih menghadapi keterbatasan pasokan, Cook menilai permintaan yang tinggi mencerminkan kepercayaan konsumen yang kuat terhadap inovasi Apple.
“Kami terus mempercepat produksi dan optimistis dalam memasuki kuartal liburan yang luar biasa,” tuturnya.
Dengan keyakinan Cook dan dukungan pasar yang solid, Apple bersiap menjadikan musim liburan tahun ini sebagai titik balik untuk memperkuat dominasi globalnya. Keberhasilan memenuhi permintaan iPhone di tengah tantangan pasokan akan menjadi indikator penting bagi arah strategi Apple dalam mempertahankan keunggulannya di pasar teknologi dunia.
Komentar
Kirim Komentar