
aiotrade.CO.ID-JAKARTA.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi meluncurkan wajah baru dari situs webnya, www.beacukai.go.id. Pembaruan ini merupakan bagian dari upaya percepatan transformasi digital dalam memberikan layanan kepabeanan dan cukai yang lebih efisien dan responsif.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pembaruan situs ini dirancang untuk menawarkan pengalaman digital yang lebih cepat, ringan, responsif, serta ramah pengguna, sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan daring. Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, menjelaskan bahwa perombakan situs ini berasal dari evaluasi terhadap tampilan lama sekaligus penambahan fitur-fitur berbasis Artificial Intelligence (AI).
"Kita kembali untuk menjadi lebih informatif, mudah, bersih, dan sederhana. Yang kita utamakan di sini adalah kemudahan penggunaan, tanpa harus terlalu banyak berputar-putar," ujar Nirwala kepada awak media di Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Ia menegaskan bahwa pembaruan ini juga menjadi langkah konkret Bea Cukai dalam menindaklanjuti arahan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar institusi tersebut terus meningkatkan kualitas kinerjanya. "Ya boleh dikatakan seperti itu. Jadi kita mengubah wajah yang baru dan mendukung arahan Pak Purbaya, yang merupakan tantangan sekaligus cambuk bagi kami untuk menjadi lebih baik," katanya.
Seluruh fitur pada website baru ini didesain ulang secara menyeluruh agar lebih mobile-friendly dan sesuai dengan perilaku pengguna yang kini dominan mengakses informasi melalui perangkat seluler. Integrasi berbagai layanan kepabeanan dan cukai dalam satu portal memudahkan publik dalam menavigasi kebutuhan mereka, mulai dari informasi regulasi, prosedur pelayanan, fasilitas kepabeanan, hingga kanal komunikasi dan pengaduan masyarakat.
"Akses layanan kepabeanan dan cukai kini lebih praktis, cepat, dan mobile-friendly. Semua layanan resmi Bea Cukai dalam satu portal digital," kata Nirwala.
Selain perbaikan tampilan antarmuka, struktur konten pada website juga diperkuat dengan penerapan search engine optimization (SEO), sehingga informasi Bea Cukai lebih mudah ditemukan melalui mesin pencari. Desain navigasi yang intuitif, pemuatan halaman yang lebih cepat, serta sistem informasi yang terorganisasi menjadikan website ini semakin efisien dan adaptif.
"Melalui penguatan komunikasi publik dan layanan digital di website ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang transparan, adaptif, dan solutif bagi seluruh pengguna jasa," ujar Nirwala.
Komentar
Kirim Komentar