AI Innovation Hub Tiba di ITB, Komdigi: Kunci Integrasi Sains dan Industri Menuju Indonesia Emas 204

AI Innovation Hub Tiba di ITB, Komdigi: Kunci Integrasi Sains dan Industri Menuju Indonesia Emas 204

Dunia gadget kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada AI Innovation Hub Tiba di ITB, Komdigi: Kunci Integrasi Sains dan Industri Menuju Indonesia Emas 204 yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.
AI Innovation Hub Tiba di ITB, Komdigi: Kunci Integrasi Sains dan Industri Menuju Indonesia Emas 2045

Transformasi Digital dan Peran AI Innovation Hub ITB

Gelombang transformasi digital memaksa berbagai pihak untuk merespons secara cepat. Tidak hanya sekadar adaptasi teknologi, tetapi juga penyatuan kekuatan antara sains, teknologi, dan industri menjadi prasyarat mutlak dalam mempercepat transformasi ekonomi nasional. Hal ini menjadi dasar hadirnya AI (Artificial Intelligence) Innovation Hub di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Peresmian pusat inovasi ini didukung penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai wujud nyata komitmen Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025. Menteri Komdigi, Meutya Viada Hafid, menekankan bahwa langkah ini krusial untuk menyongsong Indonesia Maju 2045. Menurutnya, ekosistem kecerdasan artifisial nasional harus dibangun secara inklusif dan berkelanjutan.

"Kuncinya adalah di percepatan. Ketika kita ingin cepat, kita perlu berkolaborasi dengan banyak pihak. Ini menegaskan tujuan besar bersama memperkuat ekosistem kecerdasan artifisial nasional," ujar Meutya saat meresmikan AI Innovation Hub ITB, Selasa, 16 Desember 2025.

Teknologi Berbasis Kemanusiaan

Meutya menyoroti fenomena satu dekade terakhir, di mana AI telah berevolusi dari sekadar percobaan laboratorium menjadi mesin penggerak utama ekonomi global. ITB, sebagai institusi pendidikan, terbukti mampu melahirkan innovation factor yang signifikan. Pascapandemi, riset dan publikasi ilmiah ITB terkait AI melonjak tajam, bahkan kini mencakup hampir setengah dari publikasi ilmu komputer mereka.

Kendati demikian, Meutya mengingatkan bahwa setiap lompatan teknologi membawa risiko. Oleh karena itu, perspektif kemanusiaan tidak boleh ditinggalkan.

"Tugas pemerintah adalah memastikan bagaimana kecerdasan artifisial ini memperkuat juga kemanusiaan. Artinya tidak hanya maju dari sisi teknologi, tapi pemanfaatannya harus juga berbasis perspektif kemanusiaan," ucapnya.

Fasilitas Canggih di Jantung Kampus

AI Innovation Hub yang bertempat di lantai 4 Labtek STEI ITB ini merupakan buah kolaborasi strategis antara ITB dan Telkomsel. Kehadirannya diharapkan sejalan dengan Garuda Spark Innovation Hub Komdigi serta visi Asta Cita Pemerintah RI.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengungkapkan bahwa fasilitas ini adalah yang pertama dari rangkaian pusat inovasi serupa yang akan dihadirkan di berbagai wilayah Indonesia.

"Sebelumnya, kami juga telah mengembangkan kemampuan lebih dari 80 persen karyawan menjadi talenta digital AI. Pemanfaatan AI berdampak pada kenaikan kepuasan pelanggan, pertumbuhan bisnis, dan efisiensi," kata Nugroho.

Ia menambahkan, adopsi AI sejak dini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan produktivitas dan daya saing yang lebih kompetitif.

Target Cetak Talenta Digital

Laboratorium ini dirancang bukan sekadar sebagai ruang fisik, melainkan ekosistem hidup yang dilengkapi akses ke AI platform berbasis GPU dan datasets. Fasilitas ini didukung oleh tim ahli yang terdiri dari AI expert, data scientists, dan product owners.

Beberapa program unggulan yang disiapkan meliputi:

  • AI Academy: Platform pembelajaran (LMS) dan kegiatan rutin bulanan.
  • AI Hub Showcase: Ruang kolaborasi lintas sektor untuk menampilkan proyek inovatif dari startup maupun internal perusahaan.
  • AI Labs: Fasilitas coworking space untuk riset dan pengembangan solusi bernilai bisnis.

Nugroho menargetkan fasilitas ini dapat menjaring ratusan peserta daring untuk mengikuti AI Academy Awareness/Basic. Dari jumlah tersebut, 100 peserta terpilih akan didorong ke level Intermediate & Advanced.

"Agar bisa mendorong peserta mengikuti Program Certified AI Basic di Indonesia secara offline hingga 2029 bekerja sama dengan Komdigi. Serta kami siapkan sekira 10 use case AI dari perusahaan yang siap diakselerasi menjadi solusi bernilai bisnis," kata Nugroho.


Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar