
Sebanyak 100 pelajar dan masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) hadir di aula SMA Kristen 1 Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, untuk mengikuti Workshop Content Creator bertema “Shoot, Edit, Upload: Konten Keren dari Smartphone” pada Senin, 15 Desember 2025.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kegiatan ini berjalan sebagai kolaborasi antara PT Tempo Inti Media Impresario bersama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Dalam acara tersebut, Tempo menghadirkan narasumber yang berasal dari internal perusahaan, yaitu Nita Kelana, Suci Handayani, dan Fiona Nur Nabila.
Direktur Tempo Impresario Ali Nur Yasin menyampaikan pesan penting kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan smartphone sebagai alat kreatif dan positif dalam berkarya.
“Teman-teman di Soe tidak kalah dengan daerah lain. Ada banyak potensi lokal yang bisa diangkat menjadi konten menarik, seperti Budaya Boti dan Pantai Kolbano yang memiliki nilai wisata tinggi,” ujar Ali.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati TTS, Kepala SMA Kristen 1 Soe, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Kami berharap workshop ini memberi manfaat nyata bagi peserta dan turut mendorong promosi potensi TTS,” tambahnya.
Kepala SMA Kristen 1 Soe, Paulus Pobas, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Tempo yang memilih sekolahnya sebagai lokasi kegiatan.
“Bagi kami, ini adalah pengalaman yang luar biasa. Kegiatan ini mengubah cara pandang siswa dalam menggunakan smartphone, dari sekadar kebiasaan menjadi sarana mengasah keterampilan dan menyiapkan masa depan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa SMA Kristen 1 Soe berdiri sejak 1 Agustus 1962 dengan hanya 17 siswa, dan kini berkembang menjadi 1.133 siswa dengan 39 rombongan belajar.
“Media bukan sekadar gambar dan tulisan. Di balik itu ada kekuatan yang bisa mengubah masa depan. Saya berharap peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” tegas Paulus.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo TTS Adi Tallo menekankan pentingnya pemanfaatan smartphone secara bijak di era transformasi digital.
“Rata-rata orang Indonesia menggunakan smartphone lebih dari enam jam sehari. Tantangannya bukan lagi soal memiliki gadget, tetapi bagaimana memanfaatkannya untuk hal-hal positif, kreatif, dan bahkan bernilai ekonomi,” katanya.
Adi berharap workshop ini mendorong generasi muda TTS menjadi kreator yang beretika, produktif, serta mampu menghasilkan konten informatif tanpa melanggar ketentuan Undang-Undang ITE.
“Kami berterima kasih kepada Tempo dan BAKTI Komdigi atas kolaborasi ini. Atas nama Pemerintah Daerah TTS, kami berharap kegiatan ini memberi dampak nyata bagi pengembangan kreativitas dan ekonomi digital generasi muda,” ujarnya.
Workshop ini memberikan pengetahuan dasar tentang teknik pengambilan gambar, penyuntingan, hingga publikasi konten menggunakan smartphone. Peserta diajarkan langkah-langkah praktis untuk menghadapi tantangan dunia digital ke depan.
- Teknik dasar pengambilan gambar
- Cara menyunting video dan foto dengan aplikasi sederhana
- Strategi mempublikasikan konten agar mudah diakses oleh audiens
- Pentingnya etika dalam membuat konten digital
Selain itu, peserta juga diberi wawasan tentang peran media dalam masyarakat modern dan bagaimana konten yang dibuat dapat berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan muncul semangat baru di kalangan generasi muda TTS untuk mengembangkan keterampilan digital mereka. Mereka tidak hanya menjadi konsumen konten, tetapi juga aktor utama dalam menciptakan informasi yang bermanfaat dan kreatif.
Komentar
Kirim Komentar