
VinFast Membangun Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Jawa Barat
VinFast, produsen mobil listrik asal Vietnam, resmi membangun pabrik kendaraan listrik berskala besar di Subang, Jawa Barat. Langkah ini menandai kehadiran perusahaan otomotif tersebut sebagai basis produksi pertama di kawasan Asia Tenggara di luar negara asalnya.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Keputusan VinFast untuk menanamkan investasi besar di Indonesia menegaskan kepercayaan global terhadap potensi negeri ini sebagai pusat pengembangan kendaraan listrik masa depan. Selain pasar otomotif yang tumbuh pesat, Indonesia dinilai memiliki ekosistem yang ideal, mulai dari dukungan pemerintah, ketersediaan bahan baku nikel, hingga SDM yang kompetitif.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menyebut bahwa langkah ini bukan hanya soal ekspansi bisnis, tetapi juga bentuk kemitraan jangka panjang dengan Indonesia. “Apa yang dimulai sebagai mimpi besar di Vietnam kini menemukan rumah keduanya di Indonesia. Di sini, kami ingin tumbuh bersama dan mendorong kemajuan industri kendaraan listrik nasional,” ujar Kariyanto dalam keterangan resmi, Minggu 9 November 2025.
Pabrik VinFast di Subang disebut akan berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja baru serta menjadi pusat transfer teknologi bagi tenaga kerja lokal. Perusahaan berkomitmen untuk melatih ribuan karyawan agar menguasai teknologi otomotif terkini, terutama dalam bidang perakitan mobil listrik dan manajemen energi berkelanjutan.
Dengan berdirinya pabrik ini, pemerintah dan masyarakat di sekitar kawasan industri Subang diharapkan turut merasakan manfaat ekonomi langsung. Peningkatan aktivitas industri akan membuka peluang bagi sektor pendukung seperti logistik, manufaktur komponen, hingga layanan energi hijau.
Lebih dari sekadar memproduksi kendaraan, VinFast menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem mobil listrik yang berkelanjutan di Indonesia. Perusahaan berencana menghadirkan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya (charging station), sistem daur ulang baterai, dan program kolaborasi riset dengan lembaga pendidikan.
“Pabrik ini nantinya akan dikenang bukan hanya karena mobil yang diproduksi, tapi juga karena semangat besar yang ditanamkannya — keyakinan bahwa Indonesia bisa menjadi jantung revolusi kendaraan listrik di kawasan,” kata Kariyanto.
Fokus Produksi Awal untuk Pasar Lokal
Pada tahap awal, VinFast akan memfokuskan produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. “Kita base-nya stir kanan, jadi prioritas pertama adalah suplai lokal,” ungkap Kariyanto dalam wawancara sebelumnya di Jakarta.
Namun, ia juga membuka peluang bahwa ke depan, pabrik di Subang bisa menjadi basis ekspor ke negara-negara lain dengan sistem kemudi kanan. Uji coba fasilitas produksi di Subang dijadwalkan mulai Desember 2025, sementara produksi massal ditargetkan dimulai pada Maret 2026.
Model yang Akan Dirakit di Indonesia
Model pertama yang akan dirakit di Indonesia adalah VinFast VF3, mobil listrik kompak yang telah mendapat sambutan positif di berbagai negara Asia. Selain VF3, VinFast juga menyiapkan sejumlah model lain untuk pasar Indonesia, seperti VF5, VF6, VF e34, hingga VF7, yang menawarkan pilihan kendaraan listrik dari kelas entry-level hingga premium.
Posisi Indonesia sebagai Pilar Utama Ekspansi Global VinFast
Dengan kehadiran pabrik di Subang, Indonesia kini diposisikan sebagai salah satu pilar utama ekspansi global VinFast di kawasan Asia dan Oseania. Keberadaan pabrik ini diharapkan menjadi titik awal bagi pertumbuhan industri otomotif listrik di Indonesia dan wilayah sekitarnya.
Komentar
Kirim Komentar