
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Tips Mengecek Kondisi Transmisi Dual Clutch Saat Membeli Mobil Bekas
Mobil dengan transmisi dual clutch (kopling ganda) menawarkan pengalaman berkendara yang responsif dan cepat. Namun, bagi calon pembeli mobil bekas, sistem ini bisa menjadi tantangan tersendiri karena biaya perbaikan yang relatif tinggi jika mengalami kerusakan. Oleh karena itu, penting untuk memahami tanda-tanda apakah transmisi masih dalam kondisi baik atau tidak sebelum memutuskan untuk membeli.
Menurut Heru Nurhidayat, pemilik bengkel spesialis Eyna Motor di Ciputat, mengecek kondisi transmisi dual clutch tidak selalu memerlukan alat canggih. “Bisa dilakukan melalui test drive. Pertama, perhatikan indikator di dashboard, pastikan tidak ada yang menyala,” ujarnya.
Langkah sederhana ini sangat penting karena transmisi modern sudah dilengkapi dengan sistem deteksi otomatis. Jika terjadi masalah pada kopling, aktuator, atau mechatronic, biasanya lampu peringatan akan muncul di panel instrumen.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan test drive:
-
Periksa indikator di dashboard
Pastikan semua indikator seperti lampu kesalahan transmisi tidak menyala. Jika ada lampu yang menyala, itu bisa menjadi tanda adanya masalah. -
Perhatikan saat memindahkan tuas transmisi
Saat pindah ke posisi D, rasakan apakah ada entakan keras atau tidak. Jika terasa hentakan yang kasar atau mobil seperti tersentak saat tuas digeser dari N ke D, itu bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem kopling atau aktuator transmisi. -
Amati perpindahan gigi saat berkendara
Perhatikan perpindahan gigi dari 1 ke 2 atau 2 ke 3. Jika ada entakan ekstrem, berarti ada masalah. Tapi jika hanya ada hentakan kecil, itu justru normal untuk transmisi dual clutch.
Heru juga menjelaskan bahwa karakter transmisi dual clutch memang berbeda dari transmisi otomatis konvensional. “Di awal memang terasa ada sedikit entakan, tapi itu karakteristiknya. Justru karena sistemnya itu, makanya dia lebih responsif. Setelah kecepatan di atas 40–60 km/j, rasanya halus seperti biasa. Pengemudi baru memang butuh sedikit adaptasi,” katanya.
Dengan kata lain, sedikit entakan pada mobil jenis ini sebetulnya bukan tanda kerusakan, melainkan karakter alami dual clutch yang menggunakan dua kopling untuk memindahkan gigi secara bergantian, satu untuk gigi ganjil dan satu untuk gigi genap.
Bagi calon pembeli mobil bekas, test drive dengan observasi sederhana ini sudah cukup membantu menilai apakah transmisi masih sehat. Jika dirasa ada gejala tak wajar, maka sebaiknya lanjutkan dengan pemeriksaan di bengkel spesialis agar tidak salah beli dan mengalami kerugian di kemudian hari.
Komentar
Kirim Komentar