Teroris yang Menyerang Sekolah Militer Pakistan Tewas Dibunuh

Teroris yang Menyerang Sekolah Militer Pakistan Tewas Dibunuh

Media sosial sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Teroris yang Menyerang Sekolah Militer Pakistan Tewas Dibunuh. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.


Pasukan bersenjata Pakistan berhasil mengakhiri ancaman dari seluruh teroris yang memasuki sekolah militer di distrik Wana. Sebelum serangan bom bunuh diri di gedung pengadilan di Islamabad, terlebih dahulu terjadi ledakan bom di sekolah militer di Wana yang menewaskan tiga orang.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Menurut sumber pasukan keamanan, seorang pelaku bom bunuh diri dan empat militan tewas dalam operasi penyelamatan siswa dan staf sekolah. Istilah "Fitna al-Khawarij" digunakan oleh Pakistan untuk menyebut kelompok teroris yang tergabung dalam Taliban Pakistan (TTP) yang dilarang oleh pemerintah.

Pada hari Senin (10/11), para militan menabrakkan kendaraan bermuatan bahan peledak ke gerbang utama sekolah, masuk ke dalam area sekolah, lalu terpojok di blok administrasi dan bersembunyi di sana. Operasi untuk mengeliminasi teroris dimulai pada hari Selasa (11/11).

Saat ini, gedung sekolah sedang dibersihkan karena adanya ancaman ranjau darat. Dijamin tidak ada satu pun siswa atau guru yang terluka selama operasi tersebut.

Menteri Informasi Attaullah Tarar mengapresiasi keberhasilan operasi itu dengan mengatakan, "Nyawa para siswa berhasil diselamatkan berkat ketekunan dan keahlian pasukan." Tarar menyebutkan bahwa sekitar 550 siswa telah dievakuasi.

Ia juga menyatakan bahwa serangan terhadap sekolah ini bisa menjadi insiden yang lebih besar dibandingkan serangan terhadap Sekolah Umum Angkatan Darat di Peshawar pada tahun 2014 lalu.

"Ini adalah tugas sulit dan operasi yang sensitif. Dan pasukan kami sekali lagi telah membuktikan bahwa mereka salah satu yang terbaik di dunia," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pakistan telah memenangkan dua perang melawan India dan Pakistan. Ia menegaskan bahwa negara ini telah membuktikan kemampuannya dalam perang konvensional serta dalam perang proksi.

Tarar menegaskan kembali tuntutan negara agar tanah Afghanistan tidak digunakan untuk meluncurkan serangan teroris di Pakistan. Ia juga menyatakan bahwa investigasi akan dilakukan terkait serangan di Wana dan serangan bom bunuh diri di Islamabad.

"Bukti konkret serangan akan dibagikan kepada negara-negara sahabat dan forum internasional," tuturnya.

Taar kembali memastikan bahwa Pakistan akan mengungkap siapa saja yang terlibat dalam aksi teroris. Ia menyatakan bahwa pasukan keamanan tetap bersiaga dan siap menghadapi segala kemungkinan.

"Kami berada di tangan yang aman. Keamanan kami berada di tangan yang kuat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," pungkasnya.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar