
Tahun Inovasi Prancis–Indonesia 2026 Diumumkan
Pemerintah Prancis dan Indonesia secara resmi mengumumkan peluncuran Tahun Inovasi Prancis–Indonesia 2026. Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemitraan bilateral di berbagai bidang seperti ilmu pengetahuan, teknologi, serta industri kreatif. Acara peluncuran berlangsung di Wisma Prancis, Jakarta, pada 16 Desember 2025.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Acara tersebut dihadiri oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Stella Christie. Keduanya menegaskan komitmen kedua negara untuk membangun kolaborasi jangka panjang yang berorientasi pada inovasi dan kreasi lintas sektor.
Tahun Inovasi dan Kreasi Prancis–Indonesia 2026 merupakan bagian penting dari Deklarasi Bersama “Menuju 2050” yang diadopsi Presiden Republik Prancis dan Presiden Republik Indonesia pada 28 Mei 2025 di Jakarta. Deklarasi tersebut mencerminkan visi besar kemitraan strategis antara kedua negara hingga pertengahan abad ini.
Dalam sambutannya, Dubes Fabien Penone menjelaskan bahwa Tahun Inovasi dan Kreasi dirancang untuk memperdalam kerja sama bilateral, terutama di bidang sains dan teknologi. Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi di sektor industri budaya dan kreatif. Inisiatif ini sejalan dengan Deklarasi Borobudur, yang menjadi fondasi strategi budaya bersama Prancis dan Indonesia.
Sektor Prioritas yang Akan Disoroti
Sejumlah sektor prioritas akan menjadi fokus utama sepanjang Tahun Inovasi 2026. Mulai dari teknologi baru, pertanian, kesehatan, dan antariksa, hingga ekonomi maritim, pertahanan, dan ekonomi kreatif. Di bidang kreatif, pengembangan akan mencakup desain, mode, film, gim video, karya sastra, hingga penataan dan kurasi museum (museografi).
Dubes Penone juga menjelaskan tema utama kegiatan yang akan digelar, termasuk berbagai acara ilmiah dan teknologi. Antara lain, pengembangan perusahaan rintisan, riset pertanian, kesehatan, dan antariksa. Selain itu, agenda budaya seperti desain, mode, perfilman, dan kreasi sastra akan menjadi jembatan diplomasi kreatif antara kedua negara.
Fokus pada Pertukaran Pengetahuan dan Jejaring
Selain itu, Tahun Inovasi Prancis–Indonesia 2026 akan difokuskan pada penguatan jejaring dan pertukaran pengetahuan. Hal ini melibatkan kunjungan tingkat tinggi para pimpinan pusat penelitian nasional Prancis, seperti CIRAD, IRD, dan IFREMER. Kolaborasi juga akan dilakukan dengan universitas-universitas terkemuka.
Peluncuran ini menandai babak baru hubungan Prancis dan Indonesia yang tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga berorientasi pada pembangunan berkelanjutan berbasis inovasi. Pemerintah kedua negara berharap Tahun Inovasi 2026 menjadi katalis nyata bagi pertumbuhan riset, teknologi, dan ekonomi kreatif yang saling menguntungkan.
Komentar
Kirim Komentar