Prabowo Minta Dana Otsus Papua Tidak Digunakan untuk Kebutuhan Pribadi Pejabat

Prabowo Minta Dana Otsus Papua Tidak Digunakan untuk Kebutuhan Pribadi Pejabat

Isu politik kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Prabowo Minta Dana Otsus Papua Tidak Digunakan untuk Kebutuhan Pribadi Pejabat, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Presiden Prabowo Minta Dana Otsus Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada para kepala daerah di Papua mengenai penggunaan dana otonomi khusus (otsus). Dalam acara tersebut, ia menekankan bahwa dana tersebut seharusnya digunakan untuk program-program pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dana otsus tidak boleh dialokasikan untuk keperluan dinas luar negeri (DLN) para pejabat daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran tersebut agar benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.

“Saya minta benar-benar kepada gubernur, para bupati, tanggung jawab, ya. Bupati dan gubernur jangan banyak jalan-jalan ke luar negeri menggunakan dana otsus,” ujar Presiden Prabowo.

Ia juga menanyakan apakah para kepala daerah siap mematuhi instruksi tersebut. Saat ditanya, seluruh peserta acara menjawab secara kompak, “Bisa!”

Pengawasan oleh Rakyat dan Pemerintah

Presiden Prabowo menekankan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan dana otsus. Ia menyebutkan bahwa saat ini, pengawasan tidak hanya dilakukan oleh internal pemerintahan, tetapi juga oleh rakyat sendiri.

“Rakyatmu itu sudah pintar-pintar. Semua punya gadget. Nanti Mendagri (Tito Karnavian, Red.) awasi, ya. Jangan bupati terlalu lama ada di Jakarta,” katanya.

Selain itu, Presiden Prabowo juga mengingatkan para kepala daerah untuk senantiasa menjalankan amanah mereka terhadap rakyat yang mereka pimpin. Ia menegaskan bahwa Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua akan membantu dalam pelaksanaan program-program prioritas.

Program Prioritas yang Akan Diluncurkan

Beberapa program prioritas yang akan diturunkan ke daerah antara lain:

  • Makan Bergizi Gratis (MBG)
  • Sekolah Rakyat
  • Koperasi Desa Merah Putih
  • Swasembada Pangan
  • Swasembada Energi

Presiden Prabowo menekankan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah dengan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sangat penting dalam penyusunan program-program prioritas.

“Silakan saudara-saudara merancang, para bupati, gubernur, apa yang menjadi perhatian utama saudara-saudara, kesulitan utama saudara-saudara, serta prioritas saudara-saudara,” ujarnya.

Presiden juga menyampaikan bahwa meskipun tidak semua masalah bisa diselesaikan seketika, jika ada prioritas yang jelas, pemerintah akan sesuaikan dengan kemampuan yang tersedia saat ini.

Kesimpulan

Pernyataan Presiden Prabowo menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan dana otsus digunakan secara efektif dan transparan. Dengan adanya pengawasan dari rakyat dan pemerintah, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembangunan di Papua dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar