
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pengaruh AI Terhadap Dunia Kerja
Kemunculan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai bidang, termasuk dunia kerja. Banyak riset menunjukkan bahwa AI tidak hanya mengubah cara kerja tetapi juga memengaruhi jenis pekerjaan yang ada. Berikut adalah beberapa dampak utama AI terhadap pekerjaan:
Penggunaan Teknologi AI oleh Karyawan
Menurut survei terbaru dari Microsoft, sekitar tiga dari empat karyawan menggunakan teknologi AI dalam pekerjaan mereka. Mereka menggunakannya untuk berbagai tujuan, mulai dari tugas-tugas sederhana hingga yang lebih rumit. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan AI semakin umum dan menjadi bagian dari rutinitas kerja sehari-hari.
Kemampuan Karyawan dalam Menggunakan Teknologi AI
Meskipun tidak semua karyawan memiliki tingkat keahlian yang tinggi dalam menggunakan teknologi AI, sebagian besar dari mereka mampu memanfaatkannya untuk berbagai keperluan. Ini menunjukkan bahwa meski keterampilan teknis mungkin tidak sempurna, penggunaan AI sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pekerja.
Perubahan dalam Cara Berbisnis
Ivan Garibay, seorang profesor dari University of Central Florida, menyatakan bahwa AI sulit untuk dihindari dan akan terus mengubah cara berbisnis. "Kami menilai AI ada di sini dan merubah bagaimana kita berbisnis," ujarnya. Dengan adanya AI, perusahaan-perusahaan harus menyesuaikan strategi dan proses kerja agar tetap kompetitif.
Pekerjaan yang Terancam Akibat AI
Berdasarkan riset, setidaknya 40 jenis pekerjaan terancam akibat kemunculan AI. Beberapa posisi yang paling rentan antara lain: * Penerjemah lisan dan tulisan * Sejarawan * Customer service * Marketing * Penulis
Pekerjaan-pekerjaan ini cenderung bisa digantikan oleh AI karena sifatnya yang lebih terstruktur dan dapat diproses secara otomatis.
Pekerjaan yang Tetap Aman
Tidak semua pekerjaan terancam oleh AI. Beberapa pekerjaan yang masih aman adalah pekerjaan dengan keterampilan manual atau yang membutuhkan interaksi manusia langsung. Contohnya: * Tukang listrik * Tukang ledeng * Tukang kayu * Montir
Pekerjaan seperti ini memerlukan keahlian spesifik yang sulit digantikan oleh mesin.
Pekerjaan yang Tidak Bisa Digantikan Namun Membutuhkan Penguasaan Teknologi
Ada juga pekerjaan yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh AI, tetapi pelakunya harus mempelajari teknologi tersebut. Contohnya: * Dokter * Perawat * Terapis * Perawat
Dalam kasus ini, AI bisa menjadi alat bantu, tetapi keputusan akhir tetap diambil oleh manusia.
Dampak pada Karyawan dengan Skill Rendah dan Tinggi
AI dapat membantu karyawan dengan skill rendah untuk menyelesaikan pekerjaan yang sebelumnya sulit dilakukan. Di sisi lain, bagi karyawan dengan skill tinggi yang sangat bergantung pada AI, penggunaan teknologi ini bisa menjadi bumerang jika terjadi kesalahan atau ketergantungan berlebihan.
Pekerjaan Baru yang Muncul
Meskipun beberapa pekerjaan hilang akibat AI, Profesor Garibay menegaskan bahwa akan muncul juga jenis pekerjaan baru. Untuk bisa menjalani pekerjaan tersebut, manusia harus mampu berkolaborasi dengan AI. Ia menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis sebagai salah satu keterampilan utama dalam kolaborasi ini.
Kesimpulan
Sejumlah riset menunjukkan bahwa AI memiliki dampak yang luas terhadap dunia kerja. Dari pekerjaan yang terancam hingga pekerjaan yang tetap aman, AI mengubah cara kita bekerja dan beradaptasi. Semoga artikel ini membantu kita memahami dan beradaptasi dengan AI yang semakin canggih.
Komentar
Kirim Komentar