Oli Berlebihan Bisa Rusak Mesin, Ini Fakta Pentingnya

Oli Berlebihan Bisa Rusak Mesin, Ini Fakta Pentingnya

Pasar smartphone kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Oli Berlebihan Bisa Rusak Mesin, Ini Fakta Pentingnya yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.


aiotrade.app
Oli mesin memiliki peran penting dalam menjaga kinerja dan keawetan mesin kendaraan. Oli ini berfungsi sebagai pelumas yang mengurangi gesekan antar komponen mesin, sehingga mencegah kerusakan akibat gesekan berlebihan. Selain itu, oli juga membantu menyerap panas yang dihasilkan selama proses pembakaran, sehingga mencegah overheating pada mesin.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Setiap pabrikan mobil telah merancang desain mesin dengan kapasitas oli tertentu yang direkomendasikan. Kapasitas ini biasanya tercantum dalam buku panduan kendaraan. Contohnya, untuk Suzuki Ertiga, kapasitas oli yang diperlukan adalah sekitar 3,4 liter (dengan penggantian filter oli), sedangkan untuk Toyota Kijang Innova bensin, kapasitas oli yang dibutuhkan adalah sekitar 5,6 liter (dengan penggantian filter oli).


Banyak pemilik mobil coba melakukan penggantian oli mesin sendiri tanpa memperhatikan petunjuk dari pabrikan. Menurut Pranoto, Service Advisor di bengkel resmi Auto2000, Pramuka, Jakarta Timur, banyak kasus di mana pengguna tidak membaca buku manual terlebih dahulu sebelum melakukan penggantian oli.

"Kebiasaan umumnya adalah isi oli mesin terlalu banyak," ujarnya.


Isi oli yang berlebihan justru bisa menyebabkan masalah serius pada mesin. Oli yang terlalu banyak akan memberatkan kinerja pompa oli, yang harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan oli ke seluruh bagian mesin. Hal ini berdampak pada keseluruhan kinerja mesin.

Selain itu, tekanan di dalam ruang mesin juga akan meningkat jika volume oli melebihi kapasitas yang disarankan. Tekanan yang berlebihan ini bisa menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen mesin, seperti seal atau gasket yang rentan rusak akibat tekanan berlebih.

"Jadi, sebaiknya perhatikan volume oli mesin sebelum menuang oli, terutama jika penggantian dilakukan sendiri," ujar Pranoto.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengisi oli mesin:

  • Pastikan menggunakan oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin yang direkomendasikan oleh pabrikan.
  • Periksa kapasitas oli mesin sesuai buku manual kendaraan.
  • Jangan mengisi oli melebihi batas yang ditentukan.
  • Gunakan alat ukur atau garis penanda pada tangki oli untuk memastikan jumlah yang tepat.
  • Jika ragu, sebaiknya konsultasikan dengan teknisi profesional atau bengkel resmi.

Dengan memperhatikan volume oli mesin secara tepat, pemilik kendaraan dapat menjaga kinerja mesin agar tetap optimal dan memperpanjang usia pakai kendaraan.

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar