
aiotrade, BITUNG - Selain menjadi kota pelabuhan dan perikanan, Bitung juga dikenal sebagai salah satu kota tujuan wisata di Provinsi Sulawesi Utara. Kota ini memiliki berbagai destinasi alam dan budaya yang menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Salah satu kekayaan alam Bitung adalah Cagar Alam Tangkoko, yang menjadi rumah bagi satwa langka seperti kera jambul hitam dan tarsius. Selain itu, Taman Wisata Batu Angus juga menjadi daya tarik utama. Di sini, pengunjung dapat menikmati pemandangan hutan yang indah serta area konservasi alam seperti Batu Putih. Ada juga Batu Riri yang menawarkan pengalaman budaya dan kehidupan masyarakat lokal yang unik.
Tidak hanya itu, Bitung juga memiliki destinasi diving yang sangat diminati, yaitu Lembeh. Destinasi ini menawarkan pengalaman menyelam yang luar biasa dengan keanekaragaman hayati bawah laut yang menakjubkan. Hal ini membuat Bitung semakin diminati oleh wisatawan internasional, sehingga pada 2024, setidaknya empat kapal pesiar akan singgah ke kota tersebut.
“Tahun ini sudah dua kali dan akan tiga kali [kapal pesiar] masuk ke Bitung,” ujar Sutra Siby, Kepala Divisi Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Kota Bitung, seusai sosialisasi bertajuk Pengembangan Potensi Teknologi Digital di Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (5/11/2025).
Komunitas Genpi memang sangat antusias dalam mendukung sektor pariwisata. Saat kapal pesiar masuk, anggota Genpi yang telah dilatih sebagai pemandu wisata membantu para pengunjung menjelajahi berbagai destinasi unggulan di Bitung. Aktivitas ini memberikan pendapatan yang signifikan bagi anggota komunitas. Misalnya, ada salah seorang anggota Genpi yang tinggal di Batu Putih dan meraup pendapatan Rp2 juta hanya dalam beberapa jam menemani wisatawan asing.
Selain itu, Genpi juga mulai menyadari peran penting mereka dalam mempromosikan pariwisata melalui media sosial. Mereka sering bekerja sama dengan pengelola destinasi wisata untuk menciptakan konten-konten menarik yang kemudian direspon secara luas oleh wisatawan.
“Tugas dan tanggung jawab kami sebagai Generasi Pesona Indonesia adalah memanfaatkan teknologi untuk menaikkan branding pariwisata dan ekonomi kreatif,” tutur Siby.
Tidak hanya Genpi, inovasi digital juga dilakukan oleh masyarakat Desa Darunu, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Salah satu strategi mereka adalah memproduksi keripik dari buah mangrove. Kepala Desa Ruddy Jacobus menjelaskan bahwa mereka melakukan promosi digital dan rebranding produk modern dengan potensi wisata berkelanjutan yang dikelola oleh masyarakat setempat.
Langkah-langkah yang dilakukan oleh Genpi dan masyarakat Desa Darunu sejalan dengan program BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital dalam meningkatkan literasi digital. Tujuannya adalah agar infrastruktur digital yang tersedia bisa memberikan akses informasi bagi masyarakat dan membuka peluang ekonomi.
Direktur Utama Bakti Komdigi, Fadhilah Mathar, menjelaskan bahwa wilayah pemukiman yang terkoneksi internet di Kota Bitung mencapai 100%. Di Sulawesi Utara, cakupan jaringan 2G dan 4G mencapai lebih dari 90%, yang memberikan banyak peluang produktivitas.
“Ketika memiliki koneksi internet yang baik, kita bisa melakukan aktivitas ekonomi kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.
Anggota Dewan Pengawas Bakti Komdigi, Virgie Baker, mengajak generasi muda Sulawesi Utara untuk menggunakan media sosial secara positif. Ia bahkan menggunakan dialek setempat untuk menggugah kesadaran kaum muda dalam berselancar di dunia maya.
“Jang cuma kalau pake handphone cuma ba lia-lia itu sosmed, lia orang pe pacar. Lia dorang bapake seperti apa. Ah pe bagus de pe baju. Cuma bagitu, [Jangan pakai cuma pakai ponsel untuk lihat-lihat media sosial. Lihat pacarnya orang, lihat penampilan orang seperti apa. Bagus sekali baju dia. Cuma begitu saja],” ucap perempuan keturunan Minahasa Utara itu.
Komentar
Kirim Komentar