
Perayaan Hari Jadi Kebumen yang Meriah
\nPada hari Kamis, 21 Agustus 2025, masyarakat Kabupaten Kebumen merayakan peringatan Hari Jadi ke-396 dengan penuh antusiasme. Acara yang digelar adalah Kirab Budaya dan Grebeg Gunungan yang dihadiri oleh ribuan warga. Meskipun cuaca terik, para peserta tetap bersemangat menunggu di pinggir jalan untuk menyaksikan prosesi kirab yang penuh warna dan makna.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Rute kirab yang dilalui sama dengan karnaval pembangunan, yaitu dimulai dari Pendopo Kabumian, melintasi Jalan Mayjend Soetoyo, Jalan Kusuma, Jalan Soekarno-Hatta, alun-alun, dan akhirnya kembali ke depan Pendopo Kabumian. Prosesi ini diawali oleh berbagai kelompok yang membawa simbol-simbol budaya dan kekuasaan, seperti drumband SMKN Puring, Paskibraka, serta pasukan pembawa pataka dan pusaka.
\nTampilan yang Menarik dan Beragam
\nSelain itu, ada juga penari Gambyong yang memperlihatkan keindahan tarian tradisional. Rombongan juga ditemani kereta kuda Bupati dan Wakil Bupati, serta keluarga dan Forkopimda. Di barisan berikutnya, hadir 30 penari Lawet yang menjadi bagian penting dalam prosesi. Mas dan Mbak Kebumen turut serta dalam acara ini, membawa foto-foto mantan Bupati dan Wakil Bupati, serta organisasi daerah dan pelaku seni.
\nDi belakang rombongan, terdapat gunungan yang dibawa oleh OPD, BUMD, dan kecamatan. Isi dari gunungan tersebut mencakup hasil bumi, jajanan pasar, dan produk lokal yang menggambarkan kekayaan daerah. Selama prosesi, Bupati Lilis Nuryani beberapa kali berhenti karena banyaknya warga, baik pelajar maupun masyarakat umum, yang ingin berfoto bersama.
\nAntusiasme Masyarakat Saat Grebeg Gunungan
\nPuncak acara yang paling dinantikan oleh warga adalah saat gunungan mulai memasuki area depan pendopo. Meskipun pembawa acara sudah berkali-kali mengingatkan warga untuk menunggu aba-aba, antusiasme tidak terbendung hingga akhirnya gunungan menjadi rebutan. Bupati Lilis mengungkapkan rasa syukur atas kesuksesan acara tersebut.
\n"Alhamdulillah, acaranya sudah selesai dengan lancar. Terima kasih kepada OPD, BUMD, kecamatan, pelaku seni, dan semua pihak yang berpartisipasi di acara kirab dan grebeg gunungan. Semoga tahun depan bisa melaksanakan lagi dengan lebih baik dan meriah," ujar Bupati Lilis dari atas panggung.
\nDaftar Pelaku Seni yang Turut Berpartisipasi
\nBeberapa sanggar dan kelompok seni turut memeriahkan acara kirab ini, antara lain:
\n- \n
- Sanggar Gelora Budaya \n
- Sanggar Dhea \n
- Sanggar Lestari Laras \n
- Aksitri \n
- Pepadi \n
- Jamjaneng \n
- Brajabumi \n
- Dewan Kesenian Daerah \n
- Permadani (50 orang) \n
- Harpi \n
- Sedleng \n
- Kusumo Hondrowino \n
- Larasati \n
- Cowong Bolo Sewu \n
- PBBI \n
- Penghayat Kepercayaan \n
- Singo Surojoyo \n
- Subileng \n
- Kesenian Ebleg dan Cepetan \n
Salah satu warga, Apipah dari Dukuh Tanuraksan, Desa Gemeksekti, berhasil mendapatkan banyak barang dari gunungan. "Dapat sabun, kerupuk, sama keripik. Cuma ini tapi senang banget, alhamdulillah," ucapnya dengan rasa bahagia.
Komentar
Kirim Komentar