7 Fakta Menarik tentang Gunung, Mamalia yang Bisa Berubah Warna

7 Fakta Menarik tentang Gunung, Mamalia yang Bisa Berubah Warna

Informasi terkini hadir untuk Anda. Mengenai 7 Fakta Menarik tentang Gunung, Mamalia yang Bisa Berubah Warna, berikut adalah fakta yang berhasil kami himpun dari lapangan.

Terwelu Gunung: Mamalia yang Bertahan di Lingkungan Ekstrem

Di dataran tinggi yang jauh di utara bumi, kondisi alam sangat ekstrem. Oksigen langka, cuaca dingin, dan makanan sulit ditemukan. Namun, ada satu jenis mamalia yang berhasil bertahan hidup di wilayah ini. Nama spesies tersebut adalah terwelu gunung.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Terwelu gunung atau mountain hare merupakan sejenis terwelu yang hidup di daerah dataran tinggi dan pegunungan utara Eropa dan Asia. Di habitatnya, suhu bisa mencapai minus 30 derajat Celsius. Meski begitu, terwelu gunung memiliki berbagai adaptasi unik yang memungkinkannya untuk bertahan hidup. Berikut tujuh fakta menarik tentang terwelu gunung:

1. Terwelu yang Hidup Jauh di Utara


Terwelu gunung atau Lepus timidus adalah salah satu dari tiga jenis terwelu yang hidup di daerah dingin. Selain terwelu gunung, ada juga terwelu sepatu salju (L. americanus) dan terwelu arktik (L. arcticus). Ketiganya memiliki adaptasi serupa karena tinggal di lingkungan yang sangat dingin.

2. Berubah Warna Mengikuti Musim


Terwelu gunung memiliki bulu yang bisa berubah warna sesuai musim. Pada musim panas, warna bulunya cokelat agak kebiruan, sedangkan menjelang musim dingin, bulu berubah menjadi putih. Di beberapa wilayah seperti Irlandia dan Kepulauan Faroe, terwelu gunung tidak mengalami perubahan warna secara signifikan.

3. Punya Banyak Adaptasi Khusus


Bulu tebal melindungi terwelu gunung dari angin kencang dan dingin. Bentuk tubuhnya yang bulat membantu mengurangi kehilangan panas tubuh. Selain itu, bulu di kaki belakang terwelu gunung semakin lebat saat musim dingin, seperti sepatu salju, sehingga mencegah kakinya tenggelam dalam salju.

4. Gak Pilih-Pilih Makanan


Terwelu gunung adalah herbivora. Makanannya bervariasi tergantung musim dan habitat. Di musim panas, mereka makan daun dan ranting, sedangkan di musim dingin, mereka beralih ke tanaman seperti heather. Jika heather langka, terwelu gunung bisa menyesuaikan dengan makan tumbuhan berkayu yang lebih rendah kualitasnya.

5. Berlindung di Atas Cekungan


Karena tidak ada pohon untuk berlindung, terwelu gunung menggali cekungan di tanah atau salju. Cekungan ini melindungi mereka dari angin dan dingin. Mereka biasanya beristirahat di cekungan ini sepanjang hari dan baru keluar mencari makan saat malam tiba.

6. Bersarang dan Membesarkan Anaknya di Liang


Selama musim kawin, terwelu gunung bersarang dan membesarkan anaknya di dalam liang tanah. Liang ini seringkali diambil alih dari hewan lain. Meskipun menggali liang di daerah beku dan berbatu cukup sulit, anak-anak terwelu gunung tetap aman di dalam liang, sementara induk hanya duduk di dekat pintu masuk.

7. Sudah Tangguh Sejak Lahir


Terwelu gunung termasuk hewan prekosial, artinya mereka sudah bisa hidup mandiri setelah lahir. Bulu mereka sudah tumbuh lengkap dan mata terbuka saat dilahirkan. Dalam seminggu, mereka sudah bisa meninggalkan liang, dan pada usia 4 minggu, mereka disapih oleh induknya.

Terwelu gunung adalah contoh luar biasa dari ketangguhan dan adaptasi alami. Meski hidup di lingkungan ekstrem, mereka berhasil bertahan hidup dengan berbagai strategi unik. Bagaimana pendapatmu tentang terwelu gunung?

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai 7 Fakta Menarik tentang Gunung, Mamalia yang Bisa Berubah Warna. Semoga bermanfaat Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar