ITSEC Asia (CYBR) Tumbuh Pesat, Cek Rekomendasi Analis

ITSEC Asia (CYBR) Tumbuh Pesat, Cek Rekomendasi Analis

Dunia gadget kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada ITSEC Asia (CYBR) Tumbuh Pesat, Cek Rekomendasi Analis yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.


PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) mencatatkan peningkatan kinerja yang signifikan selama sembilan bulan pertama tahun 2025. Pendapatan perusahaan mencapai Rp297,2 miliar atau tumbuh sebesar 77,8% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan yang sangat pesat dari segmen Software Services, yang naik sebesar 402,6% secara tahunan menjadi Rp133,8 miliar.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Liza Camelia Suryanata, Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, menjelaskan bahwa peningkatan kontribusi dari segmen Software Services, khususnya solusi IntelliBro, telah memberikan dampak besar terhadap ekspansi margin perusahaan.

“Software berperan besar dalam meningkatkan margin. Hal ini memungkinkan kinerja CYBR berubah menjadi positif, baik di tingkat operasional maupun pada laporan laba rugi,” ujar Liza dalam riset yang diterima aiotrade, Rabu (10/12/2025).

Hingga semester pertama tahun 2025, CYBR mencatatkan laba kotor sebesar Rp137,8 miliar, meningkat sebesar 213% dibandingkan tahun sebelumnya. Sehingga, margin laba kotor meningkat menjadi 46,4% dari 26,3%. Perusahaan juga berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp11,5 miliar, berbanding rugi bersih sebesar Rp42 miliar pada semester yang sama di tahun 2024.

Namun, kinerja pada kuartal ketiga tahun 2025 menunjukkan adanya tekanan. Pendapatan turun menjadi Rp66,8 miliar atau turun sebesar 29,7% secara kuartalan akibat normalisasi volume proyek dan penyesuaian beberapa kontrak luar negeri.

Dengan basis biaya operasional yang cenderung tetap, margin CYBR mengalami tekanan, sehingga kembali membukukan rugi bersih sebesar Rp25,2 miliar pada kuartal ketiga tahun 2025.

Pandu Maulana Anwari, Research Intern Kiwoom Sekuritas Indonesia, menilai volatilitas kuartalan tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor timing serta lonjakan belanja operasional di kuartal ketiga.

“Biaya umum dan administrasi (G&A) pada kuartal ketiga meningkat cukup tajam seiring perekrutan, biaya tools, dan inisiatif baru seperti ITSEC AI dan Cyber Academy. Eksekusi dan disiplin biaya akan menjadi kunci agar tekanan seperti ini tidak terulang,” jelas Pandu.

Ke depan, Kiwoom Sekuritas melihat prospek CYBR pada tahun 2025 masih positif. Pengetatan regulasi perlindungan data pribadi, meningkatnya kesadaran risiko kebocoran data, serta adopsi layanan berbasis AI dinilai sebagai katalis bagi permintaan solusi keamanan siber.

CYBR Chart
by TradingView

Secara historis, kuartal keempat menjadi periode terkuat CYBR karena adanya realisasi anggaran TI perusahaan. Kiwoom memproyeksikan pendapatan CYBR dapat mencapai Rp560 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar 72% secara tahunan (YoY), dengan potensi laba bersih sebesar Rp25 miliar. Margin EBITDA diperkirakan meningkat menjadi 8,7%, sementara net profit margin mencapai 4,5%.

Kiwoom Sekuritas menetapkan rekomendasi beli untuk saham CYBR. Target harga dinaikkan menjadi Rp1.720 per saham berdasarkan valuasi gabungan Price to Sales dan Discounted Cash Flow. Estimasi tersebut mencerminkan P/S (Price to Sales Ratio) 2026F sebesar 12,8 kali dan PBV (Price to Book Value) 21,6 kali.

Kiwoom juga mengingatkan sejumlah risiko seperti konsentrasi pendapatan dari satu klien besar, potensi realisasi proyek yang lebih lambat pada kuartal akhir, kenaikan opex yang tidak terkendali, serta kompetisi yang makin intens di segmen perangkat lunak dan tools keamanan.

Per Rabu (10/12/2025), saham CYBR ditutup melemah 2,86% ke level Rp1.360 per saham.

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar