Inovasi Nekaboga Mengolah Lada, Dikenal Dunia

Inovasi Nekaboga Mengolah Lada, Dikenal Dunia

Dunia gadget kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Inovasi Nekaboga Mengolah Lada, Dikenal Dunia yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.

Inovasi Teknologi dalam Pengolahan Lada yang Membawa Nama Indonesia di Dunia

PT Natura Perisa Aroma (NPA), sebuah perusahaan pengolah dan eksportir rempah asal Indonesia, menunjukkan inovasi yang signifikan dalam industri rempah. Dengan merek Nekaboga, NPA fokus pada pengolahan lada menggunakan teknologi steam sterilization atau sterilisasi uap. Inovasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk rempah yang dihasilkan memenuhi standar mutu dan keamanan pangan internasional.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

“Pendekatan ini tidak hanya memperkuat daya saing di pasar global, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi komoditas rempah nasional,” ujar Direktur NPA, Billy Laurence, dalam pernyataan resminya.

Penghargaan dalam Ajang IPC 2025


Inovasi NPA melalui merek Nekaboga mendapatkan apresiasi internasional dengan meraih penghargaan “Best Export of Value-Added Pepper Products 2024” dalam ajang International Pepper Conference (IPC) 2025 di Kochi, India. Penghargaan ini menunjukkan bahwa ekspor produk rempah dari Indonesia semakin diperhatikan oleh dunia.

“Penghargaan ini menjadi kali kedua bagi Nekaboga sejak bergabung sebagai anggota IPC pada 2017, mempertegas reputasi perusahaan sebagai eksportir rempah Indonesia yang mampu bersaing baik dari sisi volume maupun kualitas dan inovasi,” kata Billy.

Tujuan Nekaboga


Billy menegaskan tujuan Nekaboga adalah menjadikan rempah Indonesia bukan sekadar bahan mentah, tetapi produk bernilai tinggi yang diakui secara global.

“Pengakuan ini kami anggap sebagai hasil dari komitmen jangka panjang terhadap kualitas, inovasi, dan keberlanjutan,” ujarnya.

Nekaboga sebagai lini bisnis NPA menawarkan berbagai produk berbasis rempah-rempah khas Indonesia seperti lada hitam, lada putih, kayu manis, kunyit, ketumbar, pala, cabe jamu, lengkuas, jahe, fuli pala, kemukus, temulawak, hingga asam jawa.

Penegasan Terhadap Status Eksportir Rempah Bernilai Tambah Terbaik di RI


Untuk diketahui, ajang IPC 2025 dihadiri lebih dari 130 perusahaan dari negara-negara anggota komunitas lada internasional. Selain sesi penghargaan, konferensi ini juga menjadi wadah berbagi pengetahuan, pameran, dan kolaborasi lintas negara.

Kehadiran Nekaboga di forum ini disebut Billy tidak hanya sebagai penerima penghargaan, tetapi juga sebagai representasi kiprah Indonesia dalam rantai pasok global rempah bernilai tambah.

“Dengan penghargaan ini, Nekaboga semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu eksportir rempah bernilai tambah terbaik dari Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan reputasi lada dan rempah nasional di pasar dunia,” tutur dia.

Peti Kemas Domestik Tumbuh Positif, IPC TPK Catat Kinerja Positif

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar