Infrastruktur Tingkatkan Minat Investasi Manufaktur Korea ke Indonesia

Infrastruktur Tingkatkan Minat Investasi Manufaktur Korea ke Indonesia

Media sosial sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Infrastruktur Tingkatkan Minat Investasi Manufaktur Korea ke Indonesia. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.


Pembangunan Infrastruktur Strategis Mendorong Investasi Korea Selatan ke Indonesia

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pembangunan infrastruktur strategis menjadi salah satu faktor utama dalam menarik investasi dari Korea Selatan ke Indonesia, terutama di sektor manufaktur. Efisiensi logistik dan waktu tempuh kini menjadi pertimbangan penting bagi investor yang ingin memperluas usaha mereka di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Forum bertajuk "2026 Indonesian Day Business Forum" yang diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan, menjadi ajang diskusi mengenai peluang kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan. Forum ini bertujuan untuk memperkuat hubungan investasi antara kedua negara. Acara ini diinisiasi oleh PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) bersama KB Kookmin Bank dan didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul. Dalam forum tersebut, perwakilan pemerintah Indonesia, pelaku usaha, serta investor berkumpul untuk membahas peluang perdagangan, investasi, dan kerja sama lintas batas antara dua negara.

Acara ini turut dihadiri oleh Ali Andika Wardhana, Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul; Lee Jong Min, Chief of Global Business Group KB Kookmin Bank; serta perwakilan PT Suryacipta Swadaya sebagai pengembang kawasan industri Suryacipta City of Industry dan Subang Smartpolitan. Sejumlah pelaku usaha dari berbagai sektor seperti kesehatan, teknologi, logistik, kosmetik, kendaraan listrik, hingga pengelolaan limbah juga hadir dalam acara tersebut.

Korea Selatan sebagai Mitra Investasi Utama Indonesia

Dari sisi kinerja investasi, Korea Selatan tetap menjadi mitra utama Indonesia. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menunjukkan bahwa Korea Selatan secara konsisten berada dalam lima besar negara investor asing. Sepanjang 2020 hingga kuartal III-2025, realisasi investasi Korea Selatan di Indonesia mencapai US$ 12,8 miliar. Angka ini mencerminkan tingkat kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Sektor manufaktur menjadi fokus utama dari investasi tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, industri manufaktur telah menunjukkan pertumbuhan yang stabil seiring dengan meningkatnya realisasi penanaman modal. Hal ini memperkuat peran manufaktur sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Peran Infrastruktur dalam Keputusan Investasi

Dalam sesi diskusi, Vice President Sales, Marketing, and Tenant Relations PT Suryacipta Swadaya Abednego Purnomo menyampaikan bahwa kualitas infrastruktur menjadi variabel krusial dalam pengambilan keputusan investasi. Selain faktor biaya, investor juga sangat mempertimbangkan efisiensi waktu tempuh dan konektivitas logistik.

“Selain variabel biaya, investor sangat memperhatikan aspek waktu tempuh. Oleh karena itu, pemilihan lokasi strategis sejak awal menjadi faktor determinan bagi efisiensi logistik secara keseluruhan,” ujarnya.

Menurut Abednego, akselerasi pembangunan infrastruktur yang masif dalam beberapa tahun terakhir memberikan dampak positif. Di Jawa Barat, misalnya, kehadiran jalan tol baru dan Pelabuhan Patimban telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi logistik maritim.

Subang Smartpolitan sebagai Kawasan Investasi

Keberadaan infrastruktur strategis nasional juga menjadi katalis utama pengembangan Subang Smartpolitan. Kawasan kota mandiri terintegrasi ini mengusung konsep Smart, Green, and Sustainable City. Subang Smartpolitan dirancang untuk menarik investasi di sektor manufaktur maupun komersial.


Dengan konsep yang inovatif dan infrastruktur yang mendukung, Subang Smartpolitan menjadi salah satu proyek unggulan yang diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan ekonomi baru di Indonesia. Proyek ini tidak hanya menawarkan lingkungan yang ramah lingkungan, tetapi juga menjawab kebutuhan pasar akan kawasan industri yang modern dan terintegrasi.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar