Emas Pecah Rekor: Rp2,63 Juta Per Gram!

Emas Pecah Rekor: Rp2,63 Juta Per Gram!

Media sosial sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Emas Pecah Rekor: Rp2,63 Juta Per Gram!. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.
Emas Pecah Rekor: Rp2,63 Juta Per Gram!

Rekor Baru: Harga Emas Antam Tembus All-Time High, Mencapai Rp2,6 Juta per Gram

Jakarta, 12 Januari 2026 – Pasar logam mulia hari ini mencatat sejarah baru dengan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menembus rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH). Kenaikan signifikan sebesar Rp29.000 per gram membuat harga emas batangan Antam kini mencapai Rp2.631.000 per gram.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Rekor sebelumnya yang tercatat pada 27 Desember 2025 lalu, dengan harga Rp2.605.000 per gram, kini telah dilampaui. Lonjakan harga ini menjadi indikasi kuat mengenai dinamika pasar emas yang terus bergejolak, dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi global dan domestik.

Harga Buyback Juga Mencetak Rekor Baru

Tak hanya harga jual emas yang mencetak rekor, harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam dari konsumen juga mengikuti tren positif ini. Harga buyback mengalami kenaikan sebesar Rp29.000 per gram, mencapai Rp2.484.000 per gram.

Perlu dipahami, harga buyback adalah nilai yang ditetapkan oleh Antam saat perusahaan membeli kembali emas logam mulia dari konsumen yang ingin menjualnya kembali ke Butik Antam. Perbedaan antara harga jual dan harga buyback ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi investor emas.

Rincian Harga Emas Antam dalam Berbagai Pecahan

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas kepada para investor, berikut adalah rincian harga emas batangan Antam per hari ini dalam berbagai pilihan pecahan:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.365.500
  • Harga emas 1 gram: Rp2.631.000
  • Harga emas 2 gram: Rp5.212.000
  • Harga emas 3 gram: Rp7.800.000
  • Harga emas 5 gram: Rp12.970.000
  • Harga emas 10 gram: Rp25.860.000
  • Harga emas 25 gram: Rp64.485.000
  • Harga emas 50 gram: Rp128.805.000
  • Harga emas 100 gram: Rp257.460.000
  • Harga emas 250 gram: Rp643.340.000
  • Harga emas 500 gram: Rp1.286.400.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp2.571.600.000

Penting untuk dicatat bahwa harga jual yang tertera di atas belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas emas batangan. Besaran PPh adalah 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Namun, bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP, dikenakan tarif pajak yang lebih tinggi, yaitu sebesar 0,9 persen.

Menghitung Potensi Keuntungan Investasi Emas

Memahami cara menghitung keuntungan dari investasi emas adalah kunci untuk memaksimalkan potensi imbal hasil. Secara umum, keuntungan investasi emas dihitung dari selisih antara harga jual dan harga beli emas.

Sebagai ilustrasi, jika Anda membeli emas Antam dengan harga Rp2.631.000 per gram dan kemudian berencana menjualnya kembali dengan harga buyback Rp2.484.000 per gram, Anda akan melihat adanya selisih. Dalam contoh ini, selisihnya adalah Rp147.000 per gram.

Untuk mencapai keuntungan riil, selisih harga jual kembali haruslah lebih besar dari selisih tersebut (harga beli dikurangi harga jual kembali). Jika Anda membeli emas pada pagi hari dengan harga tinggi dan mencoba menjualnya pada sore hari yang sama dengan harga yang lebih rendah, Anda berpotensi mengalami kerugian.

Oleh karena itu, emas secara konsisten dianggap sebagai instrumen investasi jangka panjang. Potensi keuntungan yang signifikan biasanya baru dapat dirasakan setelah periode investasi yang cukup panjang, memungkinkan fluktuasi harga pasar bekerja menguntungkan investor.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas

Kenaikan harga emas yang signifikan, apalagi hingga mencetak rekor baru, seringkali dipicu oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah memanasnya situasi geopolitik global. Ketidakpastian politik dan konflik antarnegara dapat meningkatkan permintaan akan aset safe haven seperti emas, mendorong harganya naik.

Selain itu, kondisi ekonomi makro seperti inflasi yang tinggi, kebijakan moneter bank sentral, dan fluktuasi nilai tukar mata uang juga memainkan peran penting dalam menentukan arah pergerakan harga emas. Para ekonom kerap memprediksi bahwa tren kenaikan harga emas akan terus berlanjut, terutama di awal tahun seperti Januari, seiring dengan antisipasi terhadap berbagai perkembangan ekonomi dan politik global.

Bagi investor yang memiliki emas batangan, penting juga untuk memperhatikan kondisi fisiknya. Emas batangan yang mengalami kerusakan atau cacat fisik mungkin memerlukan penanganan khusus saat dijual kembali. Ada beberapa tips yang dapat diikuti untuk menjual emas batangan dalam kondisi yang sudah tidak sempurna agar tetap mendapatkan nilai terbaik.

Di era digital ini, investasi emas juga hadir dalam berbagai bentuk. Namun, investor perlu waspada terhadap potensi penipuan, terutama terkait emas digital. Mengenali ciri-ciri penipuan emas digital yang wajib diwaspadai dapat melindungi aset Anda dari kerugian yang tidak diinginkan.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar