
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Ekspansi RS DKHH dengan Pembangunan Gedung Baru di Cibadak
PT Cipta Sarana Medika Tbk. (DKHH), sebuah perusahaan yang bergerak dalam sektor rumah sakit, tengah melaksanakan ekspansi besar-besaran. Salah satu langkah utamanya adalah memulai pembangunan gedung baru di area Rumah Sakit DKH Cibadak, yang terletak di Sukabumi, Jawa Barat.
Ekspansi ini merupakan realisasi dari rencana yang telah disampaikan oleh perseroan dalam prospektus penawaran umum perdana saham (IPO) DKHH. Dalam IPO tersebut, DKHH berhasil mengumpulkan dana segar sebesar Rp69,90 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp40,76 miliar akan digunakan untuk pembangunan gedung baru di sekitar area rumah sakit DKH Cibadak.
Gedung baru yang akan dibangun ini diberi nama "Gedung Karlinah". Nantinya, gedung ini akan menyediakan berbagai fasilitas, seperti poliklinik, ruang rawat inap eksekutif, serta ruang rawat inap untuk peserta BPJS. Proyek pembangunan Gedung Karlinah ini ditargetkan selesai dalam waktu 10 bulan ke depan. DKHH menggunakan dana IPO untuk membangun gedung yang rencananya akan terdiri atas lima lantai.
Pembangunan gedung baru ini dilakukan dengan upacara peletakan batu pertama yang dihadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E dan Direktur Utama Cipta Sarana Medika, Satria Muhammad Wilis. Acara tersebut berlangsung pada Senin (10/11/2025).
Satria Muhammad Wilis, Direktur Utama DKHH, menjelaskan bahwa Gedung Karlinah RS DKH Cibadak diharapkan dapat menjadi solusi atas tingginya permintaan layanan kesehatan di rumah sakit tersebut. Nama Gedung Karlinah diambil dari nama mendiang Karlinah Umar Wirahadikusumah, yang merupakan pendiri DKH Hospitals Group bersama dengan suaminya, mendiang Umar Wirahadikusumah, yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden ke-4 Indonesia.
"Dengan demikian, visi 'Mewujudkan Indonesia Sehat' yang kami gaungkan bisa segera terealisasi," ujarnya.
Nadya Yosvara, Direktur RS DKH Cibadak, menambahkan bahwa adanya pembangunan gedung baru ini dipercaya bisa meningkatkan jumlah institusi kesehatan yang profesional, berkelanjutan, dan bermanfaat. Ia berharap, pembangunan Gedung Karlinah ini dapat meningkatkan kapasitas pelayanan rawat inap dan juga rawat jalan di RS DKH Cibadak sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Fasilitas yang Akan Tersedia di Gedung Karlinah
- Poliklinik: Ruang layanan kesehatan untuk pasien yang datang untuk konsultasi dan pemeriksaan.
- Rawat Inap Eksekutif: Kamar rawat inap dengan fasilitas lengkap dan nyaman untuk pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.
- Rawat Inap Peserta BPJS: Ruang khusus untuk pasien yang memiliki asuransi BPJS Kesehatan.
- Fasilitas Umum: Termasuk ruang tunggu, kantin, dan area parkir yang memadai.
Tantangan dan Peluang
Pembangunan Gedung Karlinah tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan. Dengan adanya gedung baru, RS DKH Cibadak diharapkan mampu menangani jumlah pasien yang semakin meningkat tanpa mengorbankan kenyamanan dan kualitas pelayanan.
Selain itu, proyek ini juga memberikan peluang bagi para tenaga medis dan staf rumah sakit untuk berkembang dan meningkatkan kompetensi mereka. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, para staf dapat bekerja dengan lebih efisien dan efektif.
Masa Depan DKHH
Dengan ekspansi ini, DKHH menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang dan memberikan layanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. Proyek Gedung Karlinah merupakan salah satu langkah strategis yang akan membantu DKHH mencapai visi dan misinya dalam jangka panjang.
Dengan pengelolaan yang baik dan pengembangan yang berkelanjutan, DKHH siap menjadi salah satu rumah sakit terkemuka di Indonesia.
Komentar
Kirim Komentar