Puncak Bulan Fintech Nasional Digelar
Mandiri BFN Fest 2025 digelar di The Kasablanka Hall, Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan mulai hari ini, Rabu (10/12) hingga Kamis (11/12). Acara ini menjadi puncak dari Bulan Fintech Nasional (BFN) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech). Tujuan dari acara ini adalah untuk membuktikan bahwa ekosistem fintech semakin terintegrasi dan saling mendukung.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Dalam Mandiri BFN Fest 2025, peserta dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti conference, expo, serta kegiatan networking industri seperti Jakarta Fintech Connect dan Digital x Real Sector Clinic. Acara ini juga menawarkan berbagai side event yang menarik. Aftech menargetkan kehadiran lebih dari 5 ribu pengunjung dalam acara ini.
“BFN Conference menjadi ruang penting untuk menyelaraskan perspektif antara regulator, pelaku industri, akademisi, dan mitra internasional,” kata Ketua Dewan Etik Aftech, Harun Reksodiputro dalam pembukaan Mandiri BFN Fest 2025.
Isu Transformasi Digital dan Perlindungan Konsumen
Mandiri BFN Fest 2025 menempatkan isu transformasi digital dan perlindungan konsumen sebagai salah satu agenda utama. Hal ini dilakukan terutama di tengah meningkatnya kejahatan digital. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan bahwa percepatan inovasi digital harus selalu diimbangi dengan penguatan kepercayaan publik melalui perlindungan konsumen yang memadai.
“Selama dua hari ke depan, kita akan mendalami bagaimana inovasi dapat tumbuh berdampingan dengan kepercayaan. Bagaimana sektor keuangan digital memberi nilai tambah bagi pelaku usaha produktif, dan bagaimana keamanan serta ketahanan digital harus diperkuat sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Harun.

Mendorong Tata Kelola yang Baik dalam Ekosistem Fintech
Selain Mandiri BFN Fest 2025, di penghujung tahun ini Aftech juga baru saja meresmikan Kode Etik Terintegrasi. Sekretaris Jenderal Aftech, Firlie Ganinduto mengatakan, kode etik tersebut makin menajamkan fokus Aftech di 2026, yakni mendorong tata kelola yang baik pada pelaku industri fintech.
“Governance ini adalah suatu yang penting, di mana governance ini akan menciptakan hal namanya itu trust atau kepercayaan,” tutur Firlie.
Selain itu, Aftech juga akan terus mengedepankan kolaborasi dan inovasi. “Nah, kolaborasi ini penting karena kita juga sangat mendukung program pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi 8 persen,” tutur Firlie.

Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Fintech
Dalam kesempatan yang sama, VP Corporate Communication Bank Mandiri, Dicky Kristanto mengatakan, Mandiri BFN Fest 2025 sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antara sektor perbankan, fintech, regulator, dan pelaku industri.
Bank Mandiri berupaya mengakselerasi pemanfaatan layanan keuangan digital yang aman, inklusif, serta mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat. “Langkah ini sejalan dengan fokus Bank Mandiri dalam memperkuat fondasi inklusi keuangan Indonesia agar semakin merata dan mampu menjawab kebutuhan sektor riil,” ucap Dicky.

Berbagai Topik yang Diangkat dalam Acara Ini
Selain isu transformasi digital dan tata kelola yang baik, acara ini juga membahas berbagai topik lain yang relevan dengan perkembangan industri fintech. Beberapa topik yang dibahas antara lain:
- Peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi layanan keuangan
- Pentingnya regulasi dalam menjaga stabilitas ekosistem fintech
- Inovasi yang bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat
Dengan adanya Mandiri BFN Fest 2025, diharapkan para pelaku industri dapat saling berkolaborasi dan bersinergi untuk menciptakan ekosistem fintech yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Komentar
Kirim Komentar