Tidur: Lebih dari Sekadar Istirahat
Tidur tidak hanya merupakan waktu istirahat bagi tubuh, tetapi juga menjadi proses pemulihan yang penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Selama tidur, tubuh melakukan berbagai perbaikan dan penyesuaian agar fungsi organ-organ tetap optimal. Oleh karena itu, kurang tidur atau insomnia dapat memiliki dampak negatif jangka panjang terhadap kesehatan fisik maupun mental.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kurang tidur bisa menyebabkan rasa lesu, mengantuk, dan kehilangan motivasi. Namun, efeknya tidak hanya sebatas itu. Kondisi ini juga cenderung membuat seseorang lebih mudah makan berlebihan, yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan lainnya. Untuk mengatasi masalah tidur yang tidak teratur, beberapa tips praktis dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tips Memperbaiki Jurnal Tidur
-
Hindari Stimulan dan Tidur Siang Terlalu Lama

Konsumsi kafein di sore hari dapat mengurangi total waktu tidur. Demikian pula dengan alkohol, yang memiliki efek serupa. Tidur siang yang terlalu lama atau terlalu larut juga bisa mengganggu jam internal tubuh, sehingga sulit untuk tidur nyenyak di malam hari. -
Tetapkan Jadwal Tidur yang Teratur
Menjaga konsistensi dalam waktu tidur dan bangun setiap hari membantu mengatur ritme sirkadian. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan agar orang dewasa memilih waktu tidur dan bangun yang sama bahkan di akhir pekan, agar ritme tersebut tetap terjaga. -
Lakukan Olahraga Secara Teratur
Aktivitas fisik di siang hari dapat meningkatkan kesiapan tubuh untuk tidur. Menurut catatan Harvard, olahraga dapat membantu meningkatkan produksi hormon tidur alami seperti melatonin. Namun, penting untuk menghindari olahraga berat tepat sebelum tidur, karena bisa mengganggu proses tidur. -
Aktif pada Siang Hari

Aktivitas fisik di siang hari sangat penting untuk menjaga keseimbangan ritme sirkadian. Paparan cahaya terang di siang hari membantu tubuh mengetahui bahwa saatnya untuk aktif, sehingga memudahkan proses tidur di malam hari. -
Kurangi Paparan Cahaya Biru di Malam Hari
Paparan cahaya biru dari ponsel, laptop, atau layar lainnya dapat mengelabui otak, membuatnya mengira bahwa masih siang. Hal ini menghambat pelepasan melatonin, hormon yang memberi tanda bahwa waktunya untuk tidur. Sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam The Journal of Applied Physiology menemukan bahwa paparan cahaya LED biru secara signifikan mengurangi kadar melatonin pada partisipan, membuktikan bahwa paparan cahaya singkat pun bisa mengganggu ritme tidur alami.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, seseorang dapat memperbaiki kualitas tidur dan mendapatkan manfaat maksimal dari proses pemulihan alami tubuh selama tidur. Tidur yang cukup dan berkualitas adalah kunci untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Komentar
Kirim Komentar