139 Tim Mahasiswa Kembangkan Inovasi Digital di Hackathon Sawit Nasional

Dunia gadget kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada 139 Tim Mahasiswa Kembangkan Inovasi Digital di Hackathon Sawit Nasional yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.
139 Tim Mahasiswa Kembangkan Inovasi Digital di Hackathon Sawit Nasional

Hackathon Sawit Nasional 2025: Kompetisi Inovasi Digital untuk Masa Depan Industri Kelapa Sawit

Hackathon Sawit Nasional 2025, sebuah kompetisi inovasi digital yang digelar oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), berhasil menarik partisipasi sebanyak 139 tim mahasiswa dari 35 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dengan tema “Mengakselerasi Peran Sosial Ekonomi Sawit Melalui Inovasi Digital”, kompetisi ini bertujuan untuk mendorong lahirnya solusi teknologi yang berdampak langsung pada peningkatan nilai sosial dan ekonomi sawit dari hulu hingga hilir.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kompetisi ini diselenggarakan secara online sejak Agustus hingga November 2025, dengan menyajikan berbagai sesi pembekalan seperti meet the mentors, mentoring, dan penjurian intensif. Tujuannya adalah menghasilkan prototipe fungsional (Minimum Viable Product/MVP) yang aplikatif di sektor sawit. Dari 118 tim yang lolos seleksi awal, akhirnya terpilih empat tim terbaik melalui proses penjurian ketat yang menilai aspek peran ekonomi, keberlanjutan, kelayakan teknis, serta skalabilitas solusi.

Transformasi Sawit Melalui Inovasi Anak Muda

Ketua Umum Gapki Eddy Martono menegaskan bahwa industri sawit Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk terus tumbuh melalui transformasi digital. Ia menuturkan:

“Sawit memiliki masa depan yang luar biasa. Melalui Hackathon Sawit Nasional 2025, kita berharap muncul teknologi-teknologi baru yang dapat memperbaiki tata kelola sawit agar lebih baik — mulai dari penerapan AI, sistem digitalisasi, hingga model bisnis baru. Anak-anak muda yang berinovasi di ajang ini membuktikan bahwa mereka siap memajukan industri sawit Indonesia.”

Lebih lanjut, Eddy menambahkan bahwa kehadiran Hackathon Sawit Nasional 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara dunia industri, akademisi, dan pemerintah dalam mempercepat inovasi berkelanjutan di sektor sawit.

Daftar Pemenang Hackathon Sawit Nasional 2025

Berikut adalah daftar pemenang dari kompetisi ini:

  • Juara 1 — Tim BiFlow (Afan Ghafar Al Hadad, Muhamad Rusydi Al Hakim, Fabiola Tasya Natalia Wijaya, dan Marco Tjandrapurnama dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember/ITS Surabaya)
    Judul Proyek: “RAPIDS: Inovasi Radar Non Invasif Berbasis Machine Learning untuk Deteksi Dini Ganoderma Boninense pada Kelapa Sawit”
    Hadiah: Rp75.000.000 + sertifikat.

  • Juara 2 — Tim SawITSmart (Aria Nalini Farzana, Farsya Rai’sah Fadhilia, Ditya Garda Nugraha, dan Muhammad Yusril dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember/ITS Surabaya)
    Judul Proyek: “Modernisasi Perkebunan Sawit dengan Robot Berbasis Artificial Intelligence untuk Pemupukan Presisi dan Pemantauan Berkelanjutan”
    Hadiah: Rp50.000.000 + sertifikat.

  • Juara 3 — Tim Jos Sawit (Muhammad Amir Abdurrozaq, Muhammad Fattachul Azis, Yasir Maarif, dan Rivaldi Aditya Eka Wiryawan dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya/PENS)
    Judul Proyek: “AI & IoT Portable untuk Monitoring, Pemetaan, dan Prediksi Sawit”
    Hadiah: Rp30.000.000 + sertifikat.

  • Kategori Khusus Most Disruptive Business Model — Tim Tancap.in (Muhammad Farhan Imanudin, Muhamad Rizqi Abdillah, dan Fryma Zhafran Raihan dari Institut Teknologi Bandung/ITB)
    Judul Proyek: “TANCAP: Digitalisasi Presisi untuk Produktivitas Sawit Berkelanjutan”
    Hadiah: Rp20.000.000 + sertifikat.

Program Kompetisi Inovasi Digital Terstruktur

Hackathon Sawit Nasional 2025 merupakan program kompetisi inovasi digital terstruktur yang digelar Gapki bersama BPDP. Melalui pendekatan hackathon, para peserta didorong untuk mengembangkan solusi digital dalam bentuk prototipe fungsional yang berdampak pada efisiensi, keberlanjutan, dan peningkatan nilai sosial-ekonomi industri sawit nasional.




Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar