
Upacara Penghormatan untuk Almarhum Prof Dr H Paturungi Parawansa Karaeng Tobo
Upacara penghormatan dan doa untuk almarhum Prof Dr H Paturungi Parawansa Karaeng Tobo berlangsung dengan khidmat di Makassar, pada hari Minggu (26/10/2025). Acara ini menjadi momen penting bagi keluarga besar, sahabat, rekan sejawat, serta para murid-muridnya yang kini banyak berkembang di tingkat nasional.
Rumah almarhum berada di Jl Raya Pendidikan, Kompleks UNM Blok G1/3, Gunungsari Baru, Kecamatan Rappocini, Makassar. Selama hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang berkontribusi besar dalam dunia pendidikan dan masyarakat.
Prof Paturungi Parawansa pernah menjabat sebagai Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Ujungpandang, yang kini berganti nama menjadi Universitas Negeri Makassar (UNM). Masa jabatannya berlangsung dari November 1982 hingga Desember 1990. Selama periode tersebut, beliau dikenal sebagai pemimpin yang berdedikasi tinggi dalam dunia pendidikan.
Selain itu, almarhum juga pernah menjabat sebagai Anggota DPR/MPR RI. Upacara ini menjadi momen penghormatan sekaligus pengingat jasa besar almarhum dalam dunia pendidikan dan pengabdian masyarakat.
Salah satu muridnya, Prof Dr M Ryaas Rasyid, memberikan testimoni penuh haru. Ia mengenang almarhum sebagai guru yang sabar dan berdedikasi tinggi sejak masa sekolah dasar. Saya berutang budi kepada beliau yang menanamkan nilai-nilai disiplin dan ketekunan sejak dini, ujar Ryaas. Ryaas adalah mantan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Selain Prof Ryaas, Dr Jamarro Dulung juga memberi penghormatan. Ia menyampaikan rasa hormat atas jasa besar almarhum dalam membentuk karakter dan semangat belajar para siswanya.
Sejumlah tokoh hadir untuk memberikan penghormatan. Antara lain, Prof Dr M Ryaas Rasyid, Tamsil Linrung (Wakil Ketua DPR RI), Dr H. Andi Jamaro Dulung, Prof Dr Arismunandar, mantan Bupati Jeneponto Drs Iksan Iskandar, serta mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Hadir pula rekan-rekan dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dan keluarga besar almarhum.
Dalam kesempatan itu, turut hadir Jalaluddin Mannagalli, alumni magister Peking University, serta putra Ibu Khofifah Indar Parawansa, yang memberi penghormatan kepada keluarga. Keluarga almarhum yang hadir terdiri dari istri almarhum, yakni Yuliana Paturungi Parawansa, beserta anak, menantu, cucu, dan cicit.
Di antara mereka hadir Drs Eddy Parawansa, Prof Dian Parawansa, dan Dr Ir Ayu Kartini Parawansa beserta suami, M Akram Aslam. Cucu-cucu almarhum juga turut hadir, yaitu Dr Saddam Rivanie, Dimas Parawansa, Maulida Widya Utari, Annisa Paramaswary, dan Achmad Yasin Zidan.
Seluruh keluarga berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir dan doa bagi almarhum. Dr Ayu Kartini Parawansa menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran serta doa dari seluruh hadirin. Ia menuturkan, semangat dan nilai-nilai pendidikan yang diwariskan almarhum akan terus hidup dalam diri keluarga dan murid-muridnya.
Nilai-nilai yang beliau tanamkan bukan hanya tentang ilmu, tetapi juga tentang integritas, ketekunan, dan dedikasi," kata Dr Ayu. "Ini akan menjadi warisan abadi bagi kita semua, tambahnya.
Komentar
Kirim Komentar