
Pemerintah Kota Bontang Percepat Pemerataan Akses Internet
Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus berupaya mempercepat pemerataan akses internet di seluruh wilayah, termasuk kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati manfaat digitalisasi tanpa kesenjangan teknologi.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan bahwa pemerataan jaringan internet merupakan salah satu fokus utama pembangunan daerah. Menurutnya, di era digital saat ini, akses internet bukan lagi fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia mengakui, masih ada beberapa titik di Bontang Lestari, Tihi-Tihi, dan Melahing yang belum terjangkau sinyal secara maksimal. Kami ingin semua warga Bontang, tanpa terkecuali, bisa menikmati layanan internet yang layak. Ini kebutuhan mendasar, bukan sekadar fasilitas, ungkapnya, Jumat (24/10/2025).
Untuk mengatasi persoalan itu, Pemkot telah menggandeng Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam program Wi-Fi gratis bagi wilayah blank spot. Program tersebut diharapkan mampu menutup kesenjangan akses digital, terutama di daerah pesisir yang sulit dijangkau operator komersial.
Selain itu, Neni mengaku telah meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk memetakan kebutuhan infrastruktur jaringan dan memperkuat koordinasi dengan penyedia layanan internet. Kami sudah minta dinas terkait mempercepat pemetaan lokasi prioritas agar pembangunan jaringan bisa tepat sasaran, kata Neni.
Tantangan dalam Pemerataan Jaringan Internet
Ia menyebut, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam memperluas jangkauan internet. Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat menyebabkan sejumlah program digitalisasi sempat tertunda.
Meski demikian, Pemkot memastikan upaya pemerataan tidak akan berhenti. Pemerintah juga tengah mengajukan dukungan pembiayaan tambahan dari APBD Provinsi agar program digitalisasi dapat berjalan berkelanjutan. Kami tetap berkomitmen mencari solusi bersama provinsi dan pusat. Ini bukan proyek jangka pendek, tapi bagian dari visi Bontang menuju kota cerdas, ucapnya.
Saat ini, cakupan internet di Kota Bontang telah mencapai sekitar 75 persen. Pemerintah menargetkan dalam dua tahun ke depan, seluruh wilayah sudah terhubung dengan jaringan yang stabil dan merata. Kami ingin tidak ada lagi wilayah yang tertinggal secara digital. Semua warga harus punya kesempatan yang sama untuk berkembang di era teknologi, pungkas Neni.
Strategi dan Target Jangka Panjang
Pemkot Bontang memiliki strategi yang terarah untuk mencapai target tersebut. Salah satunya adalah memperkuat kerja sama dengan pihak swasta dan lembaga pemerintah lainnya. Dengan kolaborasi ini, diharapkan pengembangan infrastruktur jaringan internet bisa lebih cepat dan efisien.
Selain itu, pemerintah juga fokus pada pendidikan dan pelatihan masyarakat agar mereka dapat memanfaatkan internet secara optimal. Hal ini penting untuk memastikan bahwa akses internet tidak hanya tersedia, tetapi juga digunakan dengan baik.
Program-program seperti pelatihan digital dan pengadaan perangkat lunak pendidikan juga direncanakan untuk mendukung pemerataan akses digital. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya bisa mengakses internet, tetapi juga bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Kesiapan Infrastruktur dan Sumber Daya
Pemkot Bontang juga sedang melakukan evaluasi terhadap infrastruktur yang ada, termasuk mengecek kondisi tower dan jalur kabel. Dengan pengecekan rutin, diharapkan gangguan jaringan bisa diminimalkan dan keandalan layanan internet semakin meningkat.
Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi. Pelatihan bagi petugas Diskominfo dan staf terkait akan dilakukan secara berkala agar mereka mampu mengelola dan menjaga sistem jaringan internet secara optimal.
Dalam beberapa bulan ke depan, Pemkot Bontang juga akan menggelar sosialisasi tentang manfaat dan cara menggunakan internet secara aman dan efektif. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya akses internet dalam kehidupan sehari-hari.
Komentar
Kirim Komentar