Upaya Polresta Barelang Kurangi Kecelakaan, Penutupan U-Turn dan Save Zone Diperkenalkan

Upaya Polresta Barelang Kurangi Kecelakaan, Penutupan U-Turn dan Save Zone Diperkenalkan

Upaya Polresta Barelang Kurangi Kecelakaan, Penutupan U-Turn dan Save Zone Diperkenalkan

Upaya Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Batam

Kota Batam terus berupaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang semakin meningkat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menggelar rapat forum komunikasi lalu lintas bersama berbagai instansi yang tergabung dalam lima pilar keselamatan. Tujuannya adalah untuk membahas penyebab meningkatnya kasus kecelakaan serta mencari solusi bersama guna mengurangi jumlah korban di jalan raya.

Advertisement

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menyampaikan bahwa beberapa titik di Batam dinilai memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan. Terutama di area U-turn dan ruas jalan yang sering terjadi pelanggaran arus lalu lintas. Dari hasil analisa yang dilakukan, sebagian besar kecelakaan terjadi akibat pelanggaran U-turn dan melawan arus lalu lintas.

Untuk itu, pihak Satlantas mengusulkan penutupan sejumlah U-turn yang berisiko tinggi serta pemasangan rambu tambahan dan marka jalan. Beberapa U-turn yang akan ditutup antara lain:

  • Jalan Sudirman depan Polisi Militer
  • Jalan Letjend Suprapto depan SP Plaza
  • Jalan Laksamana Bintan depan Takefive

"Langkah ini kami pandang perlu dilakukan untuk mengurangi potensi tabrakan, terutama di jalur yang padat kendaraan," ujar Kompol Afiditya.

Selain itu, Satlantas juga mengusulkan pembagian lajur di ruas-ruas utama Kota Batam. Selain itu, mereka juga akan menyiapkan evaluasi berkala bersama instansi terkait guna memastikan efektivitas kebijakan di lapangan.

Tidak hanya itu, ada juga usulan pembuatan Save Zone di Jalan Gajah Mada. Hal ini bertujuan untuk menciptakan area yang lebih aman bagi pengguna jalan. Selain itu, terdapat komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas instansi dalam upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Dalam forum tersebut, berbagai instansi seperti BPTD, Dishub, dan BP Batam turut menyampaikan masukan terkait perbaikan infrastruktur dan dukungan anggaran untuk keselamatan lalu lintas. Melalui forum komunikasi ini, Polresta Barelang berharap terjalin sinergi nyata antar lima pilar keselamatan lalu lintas guna menciptakan jalan raya yang aman, tertib, dan bebas dari kecelakaan di Kota Batam.

Langkah-Langkah yang Diambil

Beberapa langkah penting yang telah diambil oleh Satlantas Polresta Barelang antara lain:

  • Penutupan U-turn Berisiko Tinggi
    Beberapa U-turn yang dianggap rawan kecelakaan akan ditutup untuk mengurangi potensi tabrakan. Titik-titik yang akan ditutup antara lain di Jalan Sudirman, Jalan Letjend Suprapto, dan Jalan Laksamana Bintan.

  • Pemasangan Rambu Tambahan dan Marka Jalan
    Pihak Satlantas juga mengusulkan pemasangan rambu tambahan dan marka jalan agar pengemudi lebih waspada dan mematuhi aturan lalu lintas.

  • Pembagian Lajur di Ruas Utama
    Pembagian lajur di ruas-ruas utama Kota Batam diperlukan untuk mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan.

  • Evaluasi Berkala Bersama Instansi Terkait
    Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan kebijakan yang diterapkan efektif di lapangan.

  • Pembuatan Save Zone di Jalan Gajah Mada
    Save Zone akan dibuat di Jalan Gajah Mada sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

  • Komitmen Bersama untuk Koordinasi dan Kolaborasi
    Pihak-pihak terkait sepakat untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi guna mewujudkan keselamatan lalu lintas.

Sinergi Antar Instansi

Forum komunikasi lalu lintas ini menjadi ajang untuk memperkuat hubungan antar instansi terkait. BPTD, Dishub, dan BP Batam memberikan masukan terkait perbaikan infrastruktur dan dukungan anggaran. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan dapat tercipta sistem lalu lintas yang lebih baik dan aman.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar