
Bandung Selatan Siap Jadi Destinasi Wisata Berkelas
Kabupaten Bandung sedang mempersiapkan langkah besar dalam pengembangan infrastruktur dan pariwisata. Pemerintah daerah tengah menggarap proyek senilai Rp6 triliun yang bertujuan untuk membangun Jalan Tol SoreangCiwideyPangalengan, sekaligus menyiapkan kereta gantung wisata sebagai ikon baru di kawasan Bandung Selatan.
Proyek ini diharapkan mampu mengatasi masalah kemacetan yang sering terjadi di kawasan wisata Ciwidey dan Pangalengan, terutama pada akhir pekan yang selalu ramai dengan pengunjung. Data dari Pemkab Bandung menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisata pada 2025 telah mencapai 7 juta orang, naik hampir tiga kali lipat dibanding tahun 2020 yang hanya mencatat 2 juta pengunjung.
Pertumbuhan wisatawan luar biasa. Kita butuh akses baru yang mampu memperlancar mobilitas dan membuka peluang ekonomi baru, ujar Bupati Bandung Dadang Supriatna.
Jalan Tol yang Menawarkan Pengalaman Unik
Jalan Tol SoreangCiwideyPangalengan yang saat ini masih dalam tahap perencanaan awal, digadang-gadang akan menjadi salah satu rute tol paling indah di Jawa Barat. Jalur tersebut akan melewati perbukitan dan kebun teh yang menawan, menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda dari tol pada umumnya.
Tol sepanjang puluhan kilometer ini tidak hanya dirancang untuk mempercepat akses wisata, tetapi juga menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Kawasan Pacira (Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali) hingga Pangalengan akan mendapat dampak positif besar dari pembangunan ini.
Kereta Gantung sebagai Solusi dan Atraksi Wisata
Selain tol, Pemkab Bandung juga tengah menyiapkan proyek kereta gantung wisata sebagai bagian dari rencana besar memperkuat sektor pariwisata. Moda transportasi modern tersebut akan menghubungkan area Pacira hingga Pangalengan, memberikan alternatif perjalanan yang efisien dan bernilai rekreasi tinggi.
Kereta gantung bukan hanya solusi kemacetan, tapi juga atraksi wisata baru yang bisa menarik investor dan wisatawan, tambah Dadang.
Proyek ini telah dimasukkan dalam dokumen pra studi kelayakan (Pra-FS) yang dipresentasikan dalam ajang West Java Investment Summit 2024. Dalam forum itu, Pemkab Bandung secara terbuka mengundang investor nasional maupun internasional untuk ikut menanamkan modal dalam pembangunan tol dan kereta gantung tersebut.
Meningkatkan Daya Saing Pariwisata Bandung Selatan
Kombinasi antara jalan tol bernuansa alam dan moda transportasi wisata modern diharapkan menjadikan Bandung Selatan naik kelas, menyaingi kawasan wisata unggulan lain di Indonesia. Pemerintah juga menargetkan terciptanya pusat pertumbuhan ekonomi baru di sektor pariwisata, UMKM, dan investasi properti di sepanjang jalur tol dan stasiun kereta gantung.
Ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi langkah strategis untuk menjadikan Bandung Selatan sebagai destinasi wisata unggulan bertaraf internasional, tegas Bupati Bandung.
Komentar
Kirim Komentar