BOGOR, aiotrade
Hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Gunungsindur, Kabupaten Bogor. Peristiwa ini terjadi saat acara Gunungsindur Expo berlangsung, yang mengakibatkan tenda acara roboh dan dua orang mengalami luka-luka.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @gunungsindurbogor, terlihat sejumlah orang sedang berteduh di tenda dengan kondisi cuaca hujan deras yang disertai angin kencang. Tak lama kemudian, tenda tersebut ambruk diterpa angin dan orang-orang berlarian menyelamatkan diri. Pada video lainnya, angin kencang juga terlihat merobohkan atap panggung di lokasi tersebut. Beberapa peralatan sound system, alat band, dan lainnya pun jatuh dan basah diguyur hujan.
Camat Gunungsindur, Jamaludin, menjelaskan bahwa panggung dan tenda yang roboh diterjang hujan dan angin kencang itu merupakan kegiatan dari Gunungsindur Expo 2025 yang berlokasi di Cluster Gardenia, Perumahan Nirwana Hills. Awalnya, pada pagi hari, kegiatan berjalan lancar dan kondisi cuaca di sekitar lokasi masih cerah. Sekitar pukul 11.30 WIB, kegiatan berhenti untuk istirahat dan akan dilanjutkan sekitar pukul 14.00 WIB.
Sebelum acara dilanjutkan, sekitar pukul 13.20 WIB, cuaca mendung dan hujan disertai angin kencang terjadi. "Hingga merobohkan tenda panggung dan tenda tamu (VIP)," kata Jamaludin dalam keterangannya, Minggu (26/10/2025).
Akibat kejadian tersebut, tenda yang roboh menimpa dua orang korban dari unsur Karang Taruna berinisial SS dan GF yang mengalami luka ringan. Selain itu, terdapat lima unit motor yang berada di belakang panggung milik panitia mengalami kerusakan. "Korban luka dibawa ke Klinik 24 Jam Pasar Prumpung, Gunungsindur," tuturnya.
Sementara itu, kegiatan penampilan kesenian Gunungsindur Expo untuk hari ini dihentikan sementara. Kegiatan akan kembali digelar esok hari sambil mempersiapkan tenda dan lainnya. "Panitia, vendor, serta seluruh yang hadir musyawarah sepakat hari Senin dan Selasa sesuai rundown acara tetap dilanjutkan," tuturnya.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Acara
Beberapa faktor eksternal memengaruhi jalannya acara Gunungsindur Expo 2025. Cuaca yang tidak menentu menjadi penyebab utama kejadian ini. Meskipun awalnya cuaca cerah, tiba-tiba muncul badai yang sangat keras. Hal ini menunjukkan pentingnya pemantauan cuaca secara berkala selama acara berlangsung.
- Pemantauan cuaca: Diperlukan pengawasan ketat terhadap kondisi cuaca agar dapat mengantisipasi perubahan.
- Persiapan darurat: Acara harus memiliki rencana darurat yang siap dijalankan jika terjadi hal tak terduga.
- Koordinasi tim: Tim panitia dan vendor harus bekerja sama dalam menghadapi situasi darurat.
Tindakan yang Diambil Setelah Kejadian
Setelah kejadian, beberapa langkah telah diambil oleh pihak terkait. Pertama, para korban luka segera dibawa ke klinik terdekat. Kedua, semua peralatan yang rusak diperiksa dan diperbaiki. Ketiga, kegiatan acara dihentikan sementara untuk melakukan evaluasi dan persiapan ulang.
- Pemulihan kesehatan korban: Korban luka diberikan pertolongan medis yang cepat dan tepat.
- Perbaikan fasilitas: Semua peralatan yang rusak diperbaiki agar bisa digunakan kembali.
- Evaluasi acara: Acara dievaluasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan peserta di masa depan.
Persiapan untuk Hari Berikutnya
Pihak panitia telah menyatakan bahwa acara akan kembali digelar esok hari. Namun, persiapan lebih matang akan dilakukan. Tenda dan panggung akan diperkuat agar tidak mudah roboh jika terjadi badai lagi. Selain itu, tim akan memastikan semua peralatan dalam kondisi baik dan siap digunakan.
- Penguatan struktur tenda: Tenda akan diperkuat dengan bahan yang lebih tahan angin.
- Pemeriksaan alat: Semua alat seperti sound system dan peralatan lainnya akan diperiksa.
- Peningkatan koordinasi: Koordinasi antar tim akan ditingkatkan untuk menghadapi situasi darurat.
Komentar
Kirim Komentar