
Kolaborasi Satpol PP dan Bea Cukai dalam Memberantas Rokok Ilegal di Kota Batu
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu terus berupaya memperkuat kerjasama dengan Bea Cukai Malang untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah tersebut. Kepala Satpol PP Kota Batu, Abdul Rais, menjelaskan bahwa beberapa langkah telah dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penggunaan rokok ilegal.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui operasi gabungan dan sosialisasi. Dalam kegiatan sosialisasi ini, pihak Satpol PP melibatkan masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk perangkat desa, RT, dan RW. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat turut serta dalam mencegah peredaran rokok ilegal dengan memberikan informasi kepada petugas.
Operasi gabungan penertiban barang kena cukai (BKC) ilegal telah dilakukan sebanyak empat kali sejak bulan Mei hingga Oktober 2025. Operasi ini bertujuan untuk menekan peredaran rokok ilegal, memantau harga jual di pasaran, memastikan kesesuaian harga dengan pita cukai, serta mengamankan penerimaan negara melalui cukai hasil tembakau.
Dari hasil operasi gabungan yang berlangsung pada bulan September dan Oktober, Satpol PP dan Bea Cukai Malang berhasil menyita sebanyak 4.620 bungkus rokok ilegal dengan total 89.360 batang. Barang ilegal yang berhasil diamankan akan dikumpulkan dan dimusnahkan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sebelum digelar operasi gabungan, Satpol PP melakukan persiapan dengan menentukan target minimal empat kali dalam setahun. Operasi ini dilakukan dengan menyisir ke pelosok-pelosok wilayah Kota Batu, terkait informasi toko atau kios yang menjual barang kena cukai (BKC) ilegal. Mulai dari rokok, minuman, hingga barang lainnya.
Untuk rokok, pihak Satpol PP dan Bea Cukai akan mengincar produk hasil tembakau tanpa cukai, menggunakan pita cukai palsu, atau pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya. Dengan adanya berbagai kegiatan mulai dari sosialisasi hingga penertiban barang kena cukai ilegal, harapan besar diarahkan agar masyarakat dapat teredukasi dan mawas diri terhadap barang kena cukai ilegal.
Selain itu, para pelanggar juga akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga diharapkan dapat menurunkan peredaran rokok atau cukai ilegal di masyarakat.
Menurut Rais, cukai merupakan salah satu sumber penting penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai pembangunan nasional. Adanya peredaran produk tanpa cukai atau dengan pita cukai palsu menyebabkan kerugian besar bagi negara.
Dengan memberantas cukai ilegal, pemerintah dapat mengamankan penerimaan negara, meningkatkan kemandirian fiskal, dan memastikan dana pembangunan tersedia untuk sektor publik seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Beberapa cara yang dilakukan oleh Satpol PP dan Bea Cukai Malang dalam memperluas kesadaran masyarakat antara lain:
- Sosialisasi langsung kepada masyarakat
- Melibatkan perangkat desa, RT, dan RW
-
Memberikan informasi tentang bahaya rokok ilegal
-
Operasi gabungan rutin
- Dilakukan minimal empat kali dalam setahun
- Menyisir wilayah pelosok Kota Batu
-
Menjaring toko atau kios yang menjual BKC ilegal
-
Penindakan terhadap pelanggar
- Mengamankan barang ilegal
- Memusnahkan barang yang disita sesuai aturan
Peran Cukai dalam Pembangunan Nasional
Cukai memiliki peran penting dalam penerimaan negara. Dengan adanya cukai ilegal, negara mengalami kerugian yang signifikan. Oleh karena itu, tindakan tegas diperlukan untuk mengatasi masalah ini.
Dengan kerjasama yang baik antara Satpol PP dan Bea Cukai, diharapkan peredaran rokok ilegal dapat diminimalisir. Hal ini tidak hanya membantu pemerintah dalam mengamankan penerimaan negara, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan publik.
Kegiatan sosialisasi dan penertiban akan terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat Kota Batu.
Komentar
Kirim Komentar