Suka Perhatikan Detail, Ini 7 Tanda Atasan Kamu Perfeksionis!

Suka Perhatikan Detail, Ini 7 Tanda Atasan Kamu Perfeksionis!

Advertisement

Tanda-Tanda Atasan Kamu adalah Orang yang Perfeksionis

Menjadi seorang karyawan di sebuah perusahaan berarti melakukan berbagai usaha demi menjalankan pekerjaan dengan baik. Setelah melewati berbagai tahap seleksi dan menjadi bagian dari tim, kamu pasti ingin memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diberikan. Hal ini melibatkan interaksi dengan atasan, menjalin hubungan dengan rekan kerja, dan memastikan semua pekerjaan selesai tepat waktu.

Sebagai makhluk sosial, kamu akan bertemu berbagai jenis orang di tempat kerja. Dari sikap yang berbeda-beda, kamu mungkin saja menghadapi atasan yang memiliki sifat perfeksionis. Sosok ini bisa sangat memengaruhi cara kamu bekerja, bahkan berdampak pada kinerja harian kamu.

Berikut beberapa tanda bahwa atasan kamu termasuk orang yang perfeksionis:

  • Gila Akan Detail
    Tanda pertama adalah atasan kamu sangat peduli terhadap detail. Meskipun ini bisa menjadi keuntungan bagi perusahaan, ketika kepedulian terhadap detail berlebihan dan justru mengabaikan hal-hal besar, maka ini menunjukkan bahwa ia merupakan sosok perfeksionis. Kebiasaan ini membuatnya lebih fokus pada hal-hal kecil daripada gambaran keseluruhan.

  • Tidak Membagi Tugas
    Orang yang perfeksionis seringkali merasa bahwa hanya dirinya yang bisa melakukan sesuatu dengan benar. Akibatnya, mereka sulit untuk membagi tugas kepada bawahan. Bahkan ketika tugas sudah dibagi, mereka tetap memantau hingga detail paling kecil.

  • Mudah Stres
    Perfeksionis cenderung mudah stres terhadap hal-hal kecil yang sebenarnya tidak begitu penting. Misalnya, kesalahan kecil yang tidak memengaruhi hasil akhir atau kesalahan yang bisa diperbaiki dengan cepat, bisa membuat mereka stres.

  • Senang Mengoreksi
    Atasan yang perfeksionis sering kali tidak bisa menahan diri untuk mengoreksi pekerjaan orang lain. Ketika melihat kesalahan kecil, mereka merasa wajib untuk langsung memperbaikinya, bahkan saat sedang bekerja.

  • Tidak Realistis
    Sosok perfeksionis sering kali memiliki ekspektasi yang tidak realistis. Mereka mungkin meminta bawahan untuk mencapai sesuatu yang di luar kemampuan, meskipun ini bisa menghambat proses kerja.

  • Tidak Toleran
    Perfeksionis biasanya tidak toleran terhadap kesalahan. Mereka cenderung menegur secara keras dan merasa bahwa setiap kesalahan bisa merusak hasil kerja. Namun, ketika mereka sendiri disalahkan, mereka bisa menjadi defensif dan tidak suka ditegur.

  • Sulit Ambil Keputusan
    Perfeksionis sering kali menghabiskan waktu terlalu lama untuk mencari keputusan yang sempurna. Ini bisa menyebabkan penundaan dalam pengambilan keputusan penting yang berdampak pada perusahaan.

Tips Menghadapi Atasan Perfeksionis

Jika kamu menghadapi atasan yang perfeksionis, berikut beberapa tips agar tetap bisa bekerja secara profesional:

  • Pahami Kebiasaan Atasan
    Coba memahami pola kerja dan kebiasaan atasan kamu. Dengan memahami cara mereka bekerja, kamu bisa menyesuaikan diri tanpa menyinggung perasaannya.

  • Komunikasi Terbuka
    Jika kamu merasa terganggu oleh sikap atasan, komunikasikan dengan sopan. Jelaskan bahwa kamu berusaha memberikan yang terbaik, namun juga butuh dukungan dan kepercayaan.

  • Laporkan Jika Perlu
    Jika sikap atasan sudah terlalu berlebihan dan mengganggu kinerja, kamu bisa melaporkannya kepada rekan kerja atau bagian HR. Pastikan laporanmu didasarkan pada fakta dan bukan hanya persepsi pribadi.

Dengan memahami tanda-tanda atasan perfeksionis dan cara menghadapinya, kamu bisa tetap menjaga produktivitas dan kesejahteraan kerja.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar