
Timor Leste Resmi Jadi Anggota ASEAN
Timor Leste secara resmi menjadi anggota baru ASEAN setelah disahkan dalam KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada Minggu, 26 Oktober 2025. Keputusan ini menandai babak baru bagi negara yang sebelumnya belum memiliki status anggota penuh di kawasan Asia Tenggara.
Presiden Timor Leste Xanana Gusmao menyampaikan pernyataan mengenai pentingnya keanggotaan ini. Menurutnya, Timor Leste akan aktif berpartisipasi dalam agenda memajukan visi ASEAN 2045. Selain itu, keanggotaan ini juga membuka banyak peluang baru dalam perdagangan, investasi, dan ekonomi digital.
"Bagi Timor Leste, babak baru ini membawa peluang besar dalam perdagangan, investasi, dan ekonomi digital," ujar Xanana Gusmao. Ia menekankan bahwa keinginan kuat Timor Leste untuk bergabung dengan ASEAN bukan sekadar ambisi politik, tetapi merupakan keniscayaan yang berakar pada identitas dan kebutuhan masa depan bangsa.
Secara kultural dan geografis, Timor Leste adalah bagian tak terpisahkan dari Asia Tenggara, menjadikannya afiliasi alami bagi ASEAN. Lebih dari itu, keanggotaan ini dipandang sebagai keharusan strategis yang vital bagi Timor Leste untuk menjamin stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat posisi dan kedaulatan mereka di kawasan.
Dengan menjadi anggota, Dili berharap dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan perdamaian regional. "Timor Leste, dengan penuh kerendahan hati dan kebanggaan, sepenuhnya akan merangkul nilai-nilai inti ASEAN: saling menghormati, kerja sama damai, persatuan dalam keragaman, dan solidaritas regional," jelas Xanana.
Sejarah dan Profil Timor Leste
Timor Leste yang secara resmi bernama Republik Demokratik Timor Leste (Republica Democratica de Timor-Leste) menempati bagian timur dari Pulau Timor, termasuk pulau-pulau kecil di sekitarnya seperti Atauro dan Jaco, termasuk juga sebuah eksklave (wilayah terpisah) bernama Oecusse-Ambeno di bagian barat Pulau Timor.
Negara ini memproklamirkan kemerdekaan dari Indonesia pada 20 Mei 2002, menjadikannya negara berdaulat pertama yang lahir di abad ke-21. Sebelumnya, Timor Leste merupakan koloni Portugal dan kemudian menjadi provinsi ke-27 Indonesia yang saat itu bernama Timor Timur.
Populasi Timor Leste diperkirakan berada di kisaran 1,36 juta hingga 1,42 juta jiwa pada 2024/2025. Dengan jumlah penduduk yang relatif kecil, Timor Leste memiliki potensi besar dalam membangun hubungan bilateral dan multilateral di kawasan Asia Tenggara.
Peran Timor Leste di ASEAN
Keanggotaan Timor Leste di ASEAN diharapkan memberikan dampak positif baik secara ekonomi maupun politik. Dalam konteks ekonomi, Timor Leste bisa memanfaatkan akses pasar yang lebih luas serta meningkatkan kerja sama dalam bidang investasi dan teknologi. Di sisi lain, keanggotaan ini juga memperkuat posisi Timor Leste sebagai negara yang stabil dan berkomitmen pada prinsip-prinsip perdamaian dan kerja sama.
Selain itu, Timor Leste juga diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya menciptakan lingkungan kawasan yang aman dan harmonis. Dengan memiliki latar belakang sejarah yang kompleks, Timor Leste memiliki pengalaman unik dalam membangun hubungan antar negara dan mengelola konflik.
Masa Depan Timor Leste di ASEAN
Masa depan Timor Leste di ASEAN akan sangat bergantung pada kemampuan negara tersebut dalam memaksimalkan peluang yang ada. Hal ini melibatkan kerja sama yang erat dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya, baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun politik.
Dengan visi ASEAN 2045 yang menekankan pentingnya integrasi regional dan pembangunan berkelanjutan, Timor Leste memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari inisiatif-inisiatif yang bertujuan menciptakan kawasan yang lebih sejahtera dan harmonis.
Dalam beberapa tahun ke depan, Timor Leste akan terus berupaya memperkuat posisinya di ASEAN, sambil tetap menjaga nilai-nilai inti yang menjadi dasar kerja sama regional. Dengan semangat bersama dan komitmen kuat, Timor Leste siap menjadi bagian dari kawasan yang lebih besar dan dinamis.
Komentar
Kirim Komentar