
Kemenangan Penting Real Sociedad di Stadion Anoeta
Di bawah cahaya lampu Stadion Anoeta yang berkilau dingin pada Sabtu dini hari waktu Indonesia, Real Sociedad akhirnya menemukan kembali napasnya di La Liga. Dua gol dari sang kapten, Mikel Oyarzabal, menjadi penyelamat yang membawa mereka keluar dari zona degradasi, menundukkan Sevilla 2-1 dalam laga penuh tekanan dan determinasi.
Kemenangan ini terasa seperti oase di tengah gurun panjang hasil buruk yang dialami Sociedad dalam beberapa pekan terakhir. Dengan tambahan tiga poin, tim asuhan Imanol Alguacil naik ke peringkat ke-14 klasemen sementara dengan sembilan poin dari 10 pertandingansebuah langkah kecil, namun sangat berarti bagi klub yang tengah berjuang membangun kembali kepercayaan diri mereka.
Sejak awal laga, Sociedad tampil dengan intensitas tinggi dan energi yang berbeda. Mereka menekan lini belakang Sevilla dengan keberanian yang jarang terlihat musim ini. Tekanan itu membuahkan hasil pada menit ke-19 ketika bek Sevilla, Fabio Cardoso, melakukan handsball di kotak penalti. Oyarzabal yang maju sebagai eksekutor menuntaskan tugasnya dengan tenang, mengarahkan bola ke sudut kanan bawah tanpa bisa dijangkau Odysseas Vlachodimos.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya sebelas menit berselang, Nemanja Gudelj menyamakan kedudukan untuk Sevilla lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Gol itu sempat membungkam sorakan suporter tuan rumah dan mengingatkan semua orang bahwa Sevillameski tampil tidak konsisten musim initetap tim dengan pengalaman dan kualitas.
Tapi Sociedad menolak menyerah. Enam menit kemudian, Oyarzabal kembali muncul sebagai pahlawan. Kesalahan koordinasi di lini belakang Sevilla dimanfaatkan dengan sempurna olehnya untuk mencetak gol kedua. Skor berubah 2-1, dan seluruh stadion pun bergemuruh dalam sukacita yang meledak-ledak.
Babak kedua menjadi ujian daya tahan bagi Sociedad. Sevilla menguasai bola hingga 61 persen dan berulang kali mengancam lewat Gudelj serta Ruben Vargas. Tapi, rapatnya barisan pertahanan tuan rumah dan penampilan disiplin kiper Alex Remiro membuat Sociedad mampu mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit panjang berbunyi.
Bagi Sevilla, kekalahan ini memperpanjang tren frustrasi mereka di liga tandang. Meski tetap berada di posisi sembilan klasemen dengan 13 poin, performa pasukan Quique Snchez Flores menunjukkan adanya celah besar di sektor pertahanan yang harus segera diperbaiki.
Sementara itu, di ruang ganti Sociedad, kemenangan ini dirayakan bukan sekadar sebagai tambahan angka di klasemen, melainkan simbol kebangkitan. Kami tahu kami harus menemukan kembali semangat kami, dan malam ini kami melakukannya, ujar Oyarzabal usai laga dengan wajah lega. Kami bermain sebagai satu tim, untuk para penggemar yang tidak pernah berhenti percaya.
Di San Sebastian, udara terasa berbeda pagi ini. Dari tribun Anoeta hingga kafe-kafe kecil di sepanjang Calle Hernani, pembicaraan hanya tentang satu hal: bagaimana Real Sociedad akhirnya kembali bernafas di La Liga. Dua gol Oyarzabal bukan hanya angka di papan skor, tapi juga harapan yang kembali menyala di hati para pendukung biru-putih.
Dan bagi Sevilla, perjalanan musim ini baru saja menjadi sedikit lebih berat. Dalam liga yang menuntut konsistensi tanpa ampun, setiap kesalahan kecil bisa menjadi jurang yang dalamsebuah pelajaran yang mereka pelajari malam itu di bawah langit Basque yang bergetar oleh euforia kemenangan Sociedad.
Komentar
Kirim Komentar