PT SMI Kolaborasi dengan Bank Mandiri Salurkan Kredit Sindikasi Rp 4 Triliun ke Hutama Karya

PT SMI Kolaborasi dengan Bank Mandiri Salurkan Kredit Sindikasi Rp 4 Triliun ke Hutama Karya

Advertisement

Kerja Sama Strategis antara PT SMI dan Bank Mandiri

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI bekerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam menyalurkan kredit sindikasi kepada PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp 4 triliun. Dalam struktur sindikasi ini, PT SMI mengambil porsi pembiayaan sebesar Rp 2 triliun. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat dari kedua lembaga untuk mendukung pengembangan infrastruktur penting di Indonesia.

Fokus pada Pengembangan Jalan Tol dan Pelabuhan

Melalui pembiayaan ini, PT SMI berupaya mendukung pengembangan Jalan Tol Ruas Akses Tanjung Priok (ATP), Pelabuhan Internasional Tanjung Priok, serta logistik kawasan industri di Jakarta Utara. Kepala Divisi Pembiayaan 2 PT SMI, Ekha Yudha Pratama, menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk memperkuat rantai logistik dan menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

"Kami sangat berharap dengan mendorong akses efisien antara Jalan Tol Ruas ATP, Pelabuhan Tanjung Priok, dan kawasan industri Jakarta Utara, kami dapat memberikan dampak positif yang signifikan," ujarnya dalam keterangan resmi.

Dukungan dari Hutama Karya

Direktur Keuangan Hutama Karya, Eka Setya Adrianto, menyatakan bahwa dukungan pembiayaan dari PT SMI dan Bank Mandiri akan memiliki dampak positif terhadap Akses Tanjung Priok. Ia meyakini bahwa dukungan tersebut akan membantu perusahaan dalam meningkatkan konektivitas dan efisiensi logistik di kawasan tersebut.

"Dengan dukungan ini, kami juga bisa terus berperan dalam peningkatan konektivitas dan efisiensi logistik di kawasan tersebut. Dukungan itu akan makin memperkuat core bisnis kami," katanya.

Eka menambahkan bahwa manfaat dari pembiayaan sindikasi ini meliputi:

  • Peningkatan kapasitas akses ke Pelabuhan Tanjung Priok termasuk konektivitas antarruas jalan tol dan jaringan logistik.
  • Efisiensi biaya logistik dan waktu pengiriman barang dari dan ke kawasan industri Jakarta Utara.
  • Pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan aktivitas bisnis, dan multiplier effect dari operasional pelabuhan.

Portofolio Pembiayaan PT SMI

Ekha Yudha Pratama menegaskan bahwa pembiayaan di sektor jalan dan jalan tol mengambil porsi terbesar dalam portofolio pembiayaan dan investasi PT SMI. Sampai Agustus 2025, total komitmen pembiayaan di sektor ini mencapai Rp 43,26 triliun, yang merupakan 27,79% dari total pembiayaan dan investasi perusahaan sebesar Rp 155,68 triliun.

Selain itu, PT SMI telah berhasil membantu membangun 4.521 kilometer jalan tol, dengan total nilai proyek mencapai Rp 508,14 triliun. Proyek-proyek ini menjadi bukti nyata dari komitmen PT SMI dalam mendukung pengembangan infrastruktur nasional.

Kesimpulan

Kerja sama antara PT SMI dan Bank Mandiri dalam pendanaan proyek Jalan Tol Ruas Akses Tanjung Priok tidak hanya menjadi langkah strategis untuk pengembangan infrastruktur, tetapi juga berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan adanya proyek ini, diharapkan akan tercipta sinergi yang kuat antara sektor swasta dan pemerintah dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk Indonesia.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar