PR Garut Sinergi yang positif antara organisasi kepemudaan dan komunitas motor di Kabupaten Garut kembali terlihat dalam sebuah kegiatan sosial yang bertajuk Santunan Anak Yatim. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Cikedokan bersama Komunitas XTC Bayongbong pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025.
Acara berlangsung di Balai Desa Cikedokan dan dihadiri oleh ratusan anak yatim, tokoh masyarakat, serta anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Aceng Malki. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan nyata terhadap inisiatif sosial yang digagas oleh pemuda di tingkat desa.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Garut, Luqi S. Farindani. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk kepedulian sosial yang nyata dan membuktikan bahwa generasi muda bisa menjadi penggerak perubahan menuju arah yang lebih baik.
Kegiatan yang sangat positif ini bertujuan untuk membangun solidaritas sesama anak bangsa sekaligus upaya XTC membangun sinergi dengan berbagai elemen, baik umaro maupun ulama, dalam menciptakan nilai kebaikan, ujar Luqi S. Farindani.
Menurutnya, kegiatan seperti ini adalah bukti bahwa komunitas dan organisasi pemuda mampu bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang aktif dalam pembangunan masyarakat. Ia berharap gerakan sosial yang dilakukan XTC dan Karang Taruna tidak berhenti di satu kegiatan, melainkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
XTC sering menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan-persoalan publik di tengah kebuntuan komunikasi masyarakat. Seperti menolong orang sakit, memberikan akses pendidikan, dan lain-lain, tambahnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Cikedokan menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan moral. Ia juga berharap kolaborasi antara Karang Taruna dan XTC dapat terus diperkuat untuk menciptakan kegiatan sosial lainnya, seperti bakti lingkungan, edukasi masyarakat, dan pemberdayaan pemuda desa.
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarwarga, memperkuat nilai gotong royong, dan menumbuhkan semangat empati di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan peran pemuda Garut semakin menonjol dalam menghadirkan solusi sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Komentar
Kirim Komentar