Pertandingan Pacuan Kuda Gayo Lues Menarik Puluhan Ribu Penonton

Pertandingan Pacuan Kuda Gayo Lues Menarik Puluhan Ribu Penonton

Pertandingan Pacuan Kuda Gayo Lues Menarik Puluhan Ribu Penonton

Final Pacuan Kuda Tradisional Gayo Lues Berakhir dengan Meriah

Pada hari ini, gelaran Final Pacuan Kuda Tradisional Gayo Lues resmi berakhir di Lapangan Pacuan Kuda Buntul Nege, kabupaten Gayo Lues. Acara yang digelar pada tanggal 26 Oktober 2025 menjadi puncak dari rangkaian kegiatan Festival Pacuan Kuda Tradisional tahun ini.

Advertisement

Ribuan masyarakat dari berbagai daerah hadir untuk menyaksikan pertandingan yang sangat dinantikan. Mereka memadati area tribun dan sekitarnya, menciptakan suasana yang penuh antusiasme. Dari pagi hari, kawasan Buntul Nege sudah dipenuhi oleh para penonton, baik yang duduk di tribun maupun berdiri di area bukit sekitar.

Suasana semakin meriah dengan adanya kibaran bendera, teriakan semangat, serta musik khas daerah yang mengiringi setiap perlombaan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya acara ini bagi masyarakat Gayo Lues.

Final pacuan kuda kali ini mempertemukan beberapa kuda terbaik dari Kabupaten Gayo Serumpun. Pertandingan berlangsung sangat sengit, dengan para joki muda menunjukkan kemampuan dan ketangkasan luar biasa dalam mengendalikan kuda di lintasan yang menantang. Setiap lomba memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan keahlian mereka dalam menghadapi tantangan yang ada.

Festival Pacuan Kuda Tradisional tidak hanya menjadi ajang olahraga rakyat, tetapi juga menjadi sarana melestarikan budaya lokal dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Gayo Lues. Acara ini memiliki makna yang mendalam, karena melibatkan banyak pihak, termasuk peran aktif dari masyarakat setempat.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah menjaga ketertiban serta berkontribusi dalam suksesnya acara hingga akhir. Menurut salah satu panitia pelaksana, pacuan kuda bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Antusiasme masyarakat hari ini menjadi bukti kecintaan kita terhadap tradisi, ujar panitia tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki rasa cinta terhadap budaya lokal yang mereka miliki.

Dengan berakhirnya perlombaan hari ini, seluruh rangkaian Pacuan Kuda Gayo Lues Tahun 2025 resmi ditutup dengan penuh kemeriahan dan kebanggaan. Acara ini tidak hanya menjadi momen yang menyenangkan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya yang sudah ada sejak lama.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar